Kiddy Activity, Parenthink, Traveling

Winter – Spring 2017 Play Time

Tantangan ibu baru dengan toddler yang hobi muter sana sini adalah diskonnya sinar mentari! Hah? Sebenarnya meski keren buat foto-foto sama dedaunan di empat musim, tinggal di negeri empat musim,  membuat ibu dengan toddler makin puyeng : anak-anak yang secara statitistik itu memang dalam setahun bisa terkena sakit hingga 5-10 kali, pada dua musim ini juga rentan terserang flu. Kami jadi banyak menghabiskan waktu di dalam rumah sementara musim dingin ini tanpa salju lho. Lalu tinggal di negeri empat  musim, sekolah pun punya jadwal libur empat kali setahun (Spring break, summer break, christmas dan fall). Hmm ini berarti anak-anak seharian di rumah, dan ibu banting tulang memasak sambil cari “mainan” asik untuk anak-anak. Alasan puyeng lain tuh  taman main umum saat winter – spring jadi tempat bermain yang kurang nyaman karena tempatnya terbuka tidak bisa dipakai saat hujan turun atau cuaca berangin. Lanjutkan membaca “Winter – Spring 2017 Play Time”

Uncategorized

Back to Bike

Pada jaman dahulu, ketika masih senang denger Hanson dan Moffat, baru kenal Converse karena bintang iklan Indomie yang memakai sepatu itu-saya pernah bersepeda. Saya setiap hari menempuh jarak sekitar 11 kilometer menuju sekolah. Selama 3 tahun senang sekali bersepeda , pulang ke rumah lebih cepat dibandingkan teman lain yang jalan kaki. Itu waktu saya masih remaja dulu. Zaman ketika tidak ada sepeda motor atau mobil sewaan via internet.

Satu hari saya terinspirasi  membuat resolusi. Saya harus berusaha mengambil waktu untuk olah raga lagi .  Waktu selama beberapa tahun belakangan terus dipakai untuk sibuk beberes, santai tiap malam makan nasi ayam atau coklat batang , rajin  jalan namun keliling di  toko baju dan toko perabot atau tukang sayur saja. Alhasil saat waktu kunjungan ke  obgyn, suster bertanya berapa kali berolahraga saya menjawab dengan hehe : “nol”.

Lanjutkan membaca “Back to Bike”

Kiddy Activity, Parenthink, Uncategorized

Baca-Tulis untuk Anak Balita?Hmmm…

Sayup-sayup terdengar M menyenandungkan lagu ABC. Karena beberapa waktu lalu ia melihat sebuah video lagu huruf – huruf itu berjoget. Saya senang ia jadi kenal dengan alfabet. Tanpa harus dipaksa, ia tahu huruf-huruf itu. Namun jadi terpikirkan ,apakah M perlu tahu alfabet? Sekedar nyanyian saja atau perlu baca juga? Baca kata atau apa bagaimana ya?

Teringat masa spesial. Beberapa tahun lalu saya menjadi guru anak kebutuhan khusus. Dunia pendidikan yang berbeda suasana juga metode yang diterapkan- 180 derajat dari tempat sebelumnya Biasanya saat mengajarkan TK umum, saya akan mengajarkan anak sesuai tema bulan itu, sesuai panduan mengajar / lesson plan. Akan tetapi, untuk mengajarkan anak kebutuhan khusus, kami diminta mengganti sudut pandang. Anak berkebutuhan khusus tidak bisa mengikuti kurikulum sekolah umum (yang super kompleks deh ya kurikulum milenial sekolah Indonesia- Lol ). Gurulah yang membuatkan lesson plan personal sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka. Dari mereka, tersingkap banyak inspirasi cara belajar baca yang  berbeda. Mereka tak siap untuk menulis. Kebanyakan mereka memiliki masalah motorik halus (fine motor skill) dan motorik kasar (gross motor skill). Motorik halus adalah kemampuan otot kecil,   di bagian tangan. Contoh kegiatan  yang menggunakan otot ini seperti menggenggam dan memegang benda. Karena kondisi khusus anak, guru memberikan target pelajaran  secara berbeda. Untuk kemampuan  berbahasa, berkomunikasi diutamakan meski dengan kartu atau isyarat , lalu  baca gambar dahulu dibandingkan baca kata. Termasuk penguasaan mengenal objek nyata / tindakan dari kata yang dipelajari. Metode berbeda dengan guru mengajar baca pada umumnyakan? Tapi itu membuat mereka lebih paham sebuah makna kata.

Lanjutkan membaca “Baca-Tulis untuk Anak Balita?Hmmm…”

Parenthink

NgASI sebagai Ibu Baru di Tanah Rantau

NgASI harus dimulai dari kedekatan ibu dan bayi. Lalu mindset happy with baby kudu dijaga terus agar bisa semangat dan senang ngASI. Meski LELAH, LETIH, KANTUK.

Hari pertama hingga kerelaaan ibu ngASI pasti penuh perjuangan.
Minggu-minggu pertama ngASI hingga hari ke 30 penuh dengan pompa time, lalu lecet bad latch juga PD bengkak. Kebetulan saat bayi lahir ada liburan Memorial Day ( hari libur Amerika Serikat) , buat saya hari itu jadi Engorgement Day:)

Lanjutkan membaca “NgASI sebagai Ibu Baru di Tanah Rantau”

Uncategorized

Dear Ibu – ibu yang Capek …

Pernahkan merasa semua yang dilakukan hari itu  serba salah? Lupa bikin janji dokter lalu masakan hangus, anak pun suka ikut “rempong”misalkan mogok makan, tantrum dua puluh menit sekali, lol, crazy pisan..seolah hari itu masalah akrab banget sama kita ya bu.

Wanita ladang anxiety- kecemasan. Waktu belum nikah dikit-dikit cemas soal jerawat, gak dapat sepatu idaman, dipanggil boss tiba-tiba, bahkan sekedar cuaca hujan jadi galau. Manusiawi kok.. namun hanya pada wanita yang banyak mencemaskan hal printilan. Ingat toh tekanan-tekanan menjelang hari pernikahan ? Semua perintilan menuntut dikerjakan namun cuma ada satu mulut, satu kepala, satu jiwa kita seolah pingin dibagi-bagi tugas diri ini, agar semua urusan kelar.

Nah ketika jadi ibu, rasa kecemasan makin jadi. Itu sih yang saya alami. Ada saja yang harus diurus oleh ibu , ini sesuai ya dengan sifat natural banget perempuan rempong dan cerewet bin bossy … semua ingin diurus tapi jiwa raga udah lelah.

Saat masa lelah itu datang , ibu boleh lah menghilang deh….Tapi hanya untuk sejenak. Kecemasan datang -drama turut diundang- adu argumen terbilang- yuk menghilang. Agar tetap waras! Kabur dari tekanan saat itu.

Tips seorang pendidik dan parenting coach, kala anak tantrum ibu usahakan berdoa dan jangan mengumbar marah. Bisa juga ibu menghilang sejenak pergi dari situasi yang melelahkan lalu rehat dengan mengatur napas. Hmm inhale exhale , deep in.😆

Boleh juga ibu…:

Menangis haru biru di kamar mandi

Belanja online

Makan enak hingga lupa sakit hati

Gambar surga di kaki ibu 😜

Peluk guling lalu tinju 

Berteriak sekeras mungkin 

Mandi kilat atau berendam paket komplit pijat

Nyalon to the max

Urut dada sambil makan es krim

Hunting tiket pesawat murah

Fitness 

Spa

Panggil semua tukang jajanan

Order buku baru

Nyupir sepuasnya

Semua bebas bu.. lelah kita hadir karena sebagai manusia. Meski kita beroleh syurga ditelapak kaki, tapi tetap akan merasa letih lelah lesu lebay 😅
Namun ibu jangan lupa ya…sebelum melalukan semua hal diatas untuk …

Pulang ke rumah

Cek saldo tabungan apalagi cicilan

Cek kadar gula, kadar asam dan kalender menstruasi 

Senyum tanpa dikulum lupakan kejadian negatif

Telepon suami, share perasaan

Ngobrol dengan sobat dan kerabat terpercaya

Kembali ke dapur dan wishlist menu andalan

Menilik anak anak dan mengingat mimpi mereka

Merekap doa kita untuk anak dan keluarga

Menyadari sedih tak boleh dinikmati, bahagia wajib disyukuri !

 

one of my happiness booster

“Segila ” apapun kondisi kita menghadapi kehidupan kodrati emak-emak, kita harus berpikir surga udah hak kita. Sayangnya tak ada surga yang gratis.. perlu dibayar tunai oleh keikhlasan kita lelah sejak hari pertama hamil disusul rangkaian hari tanpa tidur seusai melahirkan. Kemudian hari-hari membesarkan anak.

Ibu saya sering tertidur di depan tivi. Saya pikir kejadian seperti itu tak saya alami lah kalau nanti menua. Lah saya malah sering ketiduran saat baca buku, anak usai nenen. Tidur jadi barang langka bagi wanita beranak piyik maupun remaja or pekerja. Jangan bandingkan dengan bapak beranak, mereka selalu dapat bagian melepas kantuk paling lama😌

Lelah kita tak usai setelah pelampiasan lelah dikerjakan . Rasa lelah akan datang terus. Seorang Imam menasihati jangan merasa lelah karena ia bagian dari upaya meraih jannah ( surga).

Ketika  lelah  istirahat “sejenak “agar lebih bersemangat lagi. Lelah terus datang hingga kita ‘pulang’ nanti.

Jika kegilaan sebagai ibu tak tertahankan, dengan tanda yang diluar batas : ibu sudah tak bisa menahan amarah, sering membentak anak dan suami, sering menangis tanpa sebab, sering cemas akan hal kecil yang bukan prioritas, anak mulai tak diajak main, berat badan turun, mengurung diri-malas bersosialisasi , sulit konsentrasi, tercetus menyakiti diri sendiri atau orang lain; mungkin waktunya ibu menemui ahli jiwa soal depresi : Signs of Depression

Hari ke -40 saya menjadi ibu, saya menemui dokter kandungan membicarakan soal kesehatan kewanitaan. Tapi sebelum ngobrol soal kesehatan raga, dokter meminta saya mengisi kuisioner . Pertanyaan pertanyaan seputar bagaimana emosi , adakah beban di hati hingga ketakutan .Itulah kuisioner post partum depresision (PPD) Saat itu saya berusaha jujur agar saya terbantu. Tidak ada masalah dengan PPD namun saya berujar banyak mengenai ASI. Obgyn sangat membantu dalam hal ini dengan memberikan nomor  konsuler laktasi.

Tahukah ibu bisa saja PPD datang setelah anak 1 tahun, atau 2 minggu , tanpa kenal urutan anak nomor berapa?  Tahukah ibu, wanita dengan anak lebih dari dari satu berpotensi tinggi mengalami PPD? Kenali gejalanya ya : Signs of Post Partum Depression

Saya ingat sebuah film dokumenter kisah nyata duka seorang ibu yang takut anaknya menderita di dunia, tapi ia malah mengubur anak-anaknya dengan tangan sendiri. Andrea Yates. sejak muda pernah mengalami depresi, saat memiliki anak pertama, ia sudah mengalami PPD, namun tidak terbantu saat ia mengalami depresi serupa  setelah melahirkan berulang kali,  apalagi ia sosok “diam”. Hingga ia mengambil jalan pintas atas ketakutannya.

Jadi… Rasa lelah ibu harus dijinakkan , ambillah me time mu bu! Demi sebuah kewarasan ditengah hiruk pikuk pikiran dan raga 24/7.
Happily ever after mommy!

Referensi :

postpartum.net

Uncategorized

Cara Asyik Menstimulasi Kosakata Anak

Ocehan ocehan bayi memang lucu cekali. Udah lihat ya video viral bayi sebagai pelayan menuliskan pesanan kwetiau  😆  M sendiri sering banget ngoceh kalau lagi ngantuk . Seperti sedang mereview kejadian hari itu. Semua kata yang terucap di hari itu, termasuk persona ataupun sekedar benda di buku cerita,akan disebut-sebutnya satu persatu.Belum lagi saat ia bicara, banyak kata baru muncul yang kadang saya tidak mengerti..

Kolala ? is Koala

Jae je yo? maksudnya Kastangel!

Apelsos? sebenarnya ingin bilang applesauce

Wetdon? dia selalu bilang kalimat ini sambil menunjuk crayon atau alat tulis lain. Ini dia cara yang saya lakukan dengan bayi saya :

  • Baca gambar; bisa gambar  di flyer , boks snack, bungkus kado atau hanya setitik gambar di kartu kereta cepat.
  • Baca buku dengan bersuara kencang atau pembaca buku yang memberikan sound effect dari cerita.. sebisa mungkin carilah buku bacaan yang banyak mengenalkan bunyi-bunyian. Misal buku tentang binatang dan suaranya . Saat membaca, tirukan segala dialog dengan efek suara dan gerakan . Misal saat bebek berujar , gunakan “kwek” dan lakukan gerakan si bebek sesuai isi cerita. Simak juga 7 Waktu Pilihan Bercerita .
  • Traveling , saat jalan-jalan  lihat anjing laut , M dengan cepat menirukan suara para anjing laut dan mau tidak mau pasti belajar menyebut dan mengingat kata “anjing laut”. Simak cerita ketemu anjing laut di Ekplorasi Pagi di Januari 2017
  • Bercerita jadi kegiatan wajib agar anak mengenal aneka kata baru.
  • Lihat foto album . Nah sambil menelusuri jejak kenangan bersama anggota keluarga dan  juga mengenal anggota keluarga tentunya, foto alat efektif merekam gambar dan kata bagi anak.
  • Bernyanyi lagu, meneruskan lagu
  • Merekam Lagu dan meneruskan lirik lagu. Berpacu dalam melodi yuk dengan si kecil. Rekam sebuah lagu dan nyayikan bersama. Bisa juga kegiatan ini dimodifikasi dengan meneruskan lirik lagu. Biarkan si kecil meneruskan lirik lagu yang kita mulai. Tentu saja si kecil harus hafal tune dan kenal kata dalam lagu tersebut. Jadi sering-seringlah bernyanyi!
  • Play pretend alias main pura-pura. M sangat menyenangi kantong belanja. Lalu saya buatkan “peran” ia berbelanja. Ia akan menerima kartu sebagai alat belanja lalu saya tukar benda yang bisa dimasukkan ke dalam kantong belanja.
  • Video Recording.
  • How to activity seperti membuat sandwich, melipat baju, bahkan Beberes ala Mpotty training. Kegiatan yang dilakukan dengan pengalaman nyata dengan benda nyata , akan jauh lebih cepat menghasilkan kata baru  bagi anak .

Selain aneka aktivitas diatas, ada cara untuk memudahkan si M berujar kata baru. Sesuai panduan developmental milestone alias perkembangan anak , anak sebelum 2 tahun (24 bulan)  bisa ucapkan 2-3 suku kata dengan kata sebanyak paling tidak 20 kosakata.  Trik saya saat menyampaikan kata baru kepada si kecil:

  • Bicara pelan dan jelas saat copy cat ini ingin mencoba kata baru. Pilihan tone dan kecepatan nada bicara kita jangan seperti bicara cerita gosip hot kepada besties atuh.. Clear and slow. Ada lho ponakan saya sulit menirukan kata , kemudian saat saya bicara dengan nada lebih pelan dan funny accent or tone, dia malah paham bener.
  • Gunakan bahasa sesuai kemampuan ” anak “. Ketika kita KZL – kuesel – mau tantrum; misal karena susu  mahal tumpah di sprei pilihan terbaik minggu ini, jangan bawa-bawa harga sprei  lah! Apalagi sebut biaya laundry …Mana ngerti si kecil mak😬 saya (usahakan) diri ini tak marah ( bagi ku surga menurut Hadist) lalu jadikan badai amarah sebagai sarana belajar.”  Aku ngga suka kamu makan di kasur. Susu tumpah, yuk ambil lap. “Osrek!” si kecil pun belajar ngosrek sambil terima input kata “lap“.. Seperti bapak-bapak denger istri ngomel lah, paling kalimat marah membahana hanya di denger satu dua kata aja😅
  • Pahami dan tes pehamanan anak. Adakah ia paham kata -kata yang direkam ulang olehnya . Contohnya kata “pee “dan ” poo “, M sudah bisa menirukan bunyi kedua kata, namun ia binun definisinya bahwa pee poo berbeda. Masih terbolak balik, belum lulus potty training 100% juga sih *curcol*
  • Mulai dari kata yang familier. Kata yang sering dipakai akan semakin diingat. Kalau dibuat list kosakata yang  berkaitan kegiatan si anak kecil…. bejibunnnn. Dan kita gak perlu dulu ngajarin soal definisi kebersihan. Kita mulai dari hal konkretnya yang bisa dilihat diraba diterawang sampai dicium oleh anak. Misalkan belajar definisi bersih lewat kenal sampah , kotak sampah , sikat dan sebagainya .
  • Kenalkan kata dengan aneka kegiatan. saat mengenal alfabet, M sudah melewati berbagai kegiatan tentang ABC. Saya belikan puzzle ABC, menyanyikan lagu, hingga “membaca” gambar ABC dalam buku tentang ABC.

 

Happy Baabling Cooing Talking Baby!

 

Referensi

Baby development

 

LS

Bonus:

 Printable daftar gambar kosakata anak 1-2 tahun. Silahkan unduh di flash-card-kosakata

Kiddy Activity, Parenthink

Daftar Kebiasaan untuk Anak 1 Tahun

Tak terasa si kecil M tahu-tahu jadi calon toddler! Dulu saya hanya menggendongnya, sesudah paham merangkak, naik turun , merambat dan ia pun berjalan..

Kini ia  ke sana ke mari ..

Mengambil semua benda..

Sensory play

Mengamati yang saya contohkan…

Ini.. Itu..
Ini.. Itu..

Jika diibaratkan dengan proses penelitian, si satu tahun ini ada dalam fase sibuk “mengumpulkan ide-brainstorming- dan mengumpulkan data” . Apa yang ada di sekitar mereka, efek  apa yang didapat jika melakukan sesuatu. Namun anak kecil 1 tahun ini bukan berarti saya biarkan seperti topan yang memporak-porandakan isi rumah. Sedikit-sedikit meluapkan kegembiraan dengan menuang isi sabun, menyelam dalam cucian bersih yang baru dilipat, serta aneka kebiasaan ekplorasi khas anak 1 tahun lainnya.

Selama bekerja untuk anak-anak  autis dan kebutuhan khusus lain, saya belajar banyak dari bagaimana mereka belajar. Sering kali murid yang datang di lembaga belajar kami adalah anak-anak yang belum memiliki kemampuan komunikasiMisalkan usia 8 tahun masih belum paham menyatakan ya dan tidak. Nah karena kekurangan itu maka pelajaran yang diberikan kepada para anak itu bertopik seputar komunikasi. Di situ saya melihat berkomunikasi sesuatu yang terlupakan dikenalkan oleh orang tua. Nah pernah juga teman saya berkomentar di sebuah ruang nursing dan ganti popok, seorang anak bertubuh besar (sekitar 7-8 tahun) datang, dengan diapernya digantikan oleh pendamping. Kalau ingat hal itu saya  jadi kasihan pada anak itu. Jelas sekali ada hal yang kurang dari anak itu dari skill mengurus diri.

Lalu kondisi saya sebagai ibu yang tinggal di negeri antah berantah jauh dari keadaan akan sumberdaya manusia yang terjangkau. Saya tidak bisa cari tukang cuci dengan biaya murah, atau sekedar menghire mba tukang masak untuk mengganti skill memasak saya yang beginner :D, sehingga memaksa saya harus mengajarkan kemandirian pada M. Jika ia tidak mandiri dan selalu harus dibantu, kelar sudah agenda harian memasak, beberes rumah, menjaga kulit agar kinclong 😛 Boro-boro bisa lihat Goblin dong.. :p

Setelah mengamati M hampir 8 bulan ini.. BUANYAK hal bisa kita biasakan pada anak bayi 1 tahun yang super eksplorer. Tujuannya agar si anak 1 tahun ini  bisa melakukan berbagai kemampuan  secara mandiri (kelak, entah kapan, jangan ditargetkan…) Yang terpenting, kita memulai membiasakan pada si 1 tahun. OH “kita” itu berarti saya dan suami saya, ibu dan suami ibu, atau jika si anak satu tahun sehari-hari diasuh dengan eyangnya, pembiasaan juga harus dikerjakan oleh si eyang. Jika salah satu dari pendamping anak satu tahun kita ini tidak membiasakan, jangan sampai terjebak pada manipulatifnya anak 2 tahun. Semakin besar anak 1 tahun kita, ia semakin pandai, mana pendampingnya yang melayani dan mana pendampingnya  yang mengajarkan kemandirian. Ingat tantrum dan terrible two’s si M dimulai dari menolak nolak  sambil ” menghempaskan “badan di usia 9 bulan , lalu makin canggih ketantrumannya 😌 bayi  kita itu mulai mengerti makna pundung berlebihan (tantrum) dan reaksi pertama kita pasca pundung *pengalaman saya dipundungin anak bayi 15 bulan yang ngambek ga mau diminta meninggalkan tontonan*

Beberapa kebiasaan yang bisa diajarkan kepada anak 1 tahun dimulai dari :

Berpakaian

  1. Proses Buang Air Kecil / Buang Air Besar di toilet 
  2. Lepas / Pakai baju -celana
  3. Lepas /  Pakai kaos kaki -sepatu
  4. Menyisir
  5. Proses Mencuci tangan

Bahasa + Komunikasi

  1. Mengulang kata dan suku kata yang dipakai sehari hari
  2. Meniru kata baru 2-3 suku kata
  3. Menyimak cerita
  4. Meniru nada bicara 
  5. Mengamati pembicara
  6. Mengulang kejadian lewat kosakata yang pernah diajarkan.
  7. Membiasakan kata / bunyi tertentu dengan kejadian tertentu ( permisi jika ingin lewat, terimakasih sesudah memberikan sesuatu, bertepuk tangan sesudah berhasil mengerjakan sesuatu)
  8. Mengulang nada lagu kesukaan / bunyi benda ( misal: bunyi mobil brmm, ular hish dll)

Fine Motor Skill (Motorik Halus) + Kebersihan

  1. Lap benda
  2. Mencuci benda
  3. Menuang cairan dari wadah 
  4. Membuka tutup wadah ( kotak – botol minum – laci – lemari dll)
  5. Melipat 
  6. Menumbuk ( misal dengan ulekan)
  7. Mencampur benda padat dan cair
  8. Menyamakan bentuk / gambar
  9. Memasukkan benda ke dalam lubang
  10. Membuang sampah
  11. Membereskan Mainan
  12. Melipat baju / celana
  13. Menyiram tanaman

Sosial + Emosi

  1. Mengenal perasaan (sedih, senang, marah, kesal, lapar, haus, kantuk dll )
  2. Memahami perasaan sendiri
  3. Mengamati perasaan orang lain
  4. Menggunakan benda bersama-sama
  5. Mengenal aturan mudah (habis main bereskan)
  6. Mengenal keluarga dan kerabat 
  7. Menyapa 
  8. Menjabat tangan / high five / salim

Ritual Keagamaan

  1. Mengenal dan menyebutkan doa 
  2. Membiasakan berdoa
  3. Mengenal waktu shalat /ibadah
  4. Mengenal tempat ibadah
  5. Mengenal perangkat ibadah (alat sholat, wudhu, kitab suci dll)

Keselamatan Pribadi

  1. Mengenal bagian pribadi tubuh
  2. Menutup bagian pribadi tubuh / aurat
  3. Menjauhkan diri dari benda tajam / keadaan bahaya ( misal: mobil yang lalu lalang di jalan )
  4. Menjauhkan diri dari kotoran sumber penyakit (feses, sampah dll)
  5. Mencari perlindungan ketika takut
  6. Mengenal keluarga inti ayah/ibu atau kerabat terdekat

Beberapa Manfaatnya….

Saya senang M bisa diajak berkomunikasi dua arah saat ia ngambek gak jelas. Sekedar mengucapkan ya dan tidak. Saya senang ketika ia memilih sepatunya sendiri saat saya terburu-buru menyiapkan hal lain, sebelum kami pergi bersama. Saya pun girang melihat M sibuk melepas celananya yang basah kena urine (ia sedang dalam potty training ). Dan insha Allah banyak kemampuan lain yang membuat beban hidup kita sebagai ortu ribet mengurusi anak dalam masa tumbuh kembang, berkurang sedikit, tapi dipenuhi kebanggaan si anak sedang belajar mengurus diri. Belajar Calistung penting. Tapi kalau urusan self care, komunikasi,  anak saya nantinya masih dilayani, saya khawatir ia menjadi manusia setengah -setengah.. (pribadi setengah matang 😦   ) serta tidak bisa mengerti apa yang dirinya butuhkan. Percayalah, selama mengajarkan kebiasaan-kebiasaan di atas, akan muncul ilmu lain yang bisa ia pelajari atau kita elaborasi…ilmu matematika, ilmu sains, ilmu agama bahkan art and craft! Karena kita memfasilitasi kemampuan berekplorasi mereka.

Shopping Time!
Shopping Time! Sebelumnya M kesal karena saya ambil alih stroller yang sedang ia dorong. Saya bertanya apakah ia mau mendorong stroller lagi? Saat itu ia belum bisa mengucapkan “yes”, lalu ia mengangguk tanda ia menyatakan keinginan untuk mendorong stroller.

 

Nah list kemampuan diatas akan terus ditambah seiring si anak 1 tahun makin besar dan selalu menyerap hal baru . Sukses BISA melakukan poin-poin diatas, jika diBIASAkan. Yang terpenting tidak menyamakan kemampuan anak dengan anak lain. Setiap anak adalah individu unik yang punya kemampuan belajar yang berbeda termasuk cara ia menafsirkan kembali yang pernah diajarkan.Unggah juga Printable Diari Perkembangan Anak , klik link dibawah  ya:)

Diari Perkembangan

Start the Habits Today!

LS

Traveling

Ekplorasi Pagi di Januari 2017

Hari baru saya dan keluarga di 2017, dimulai dengan jalan-jalan pagi. San Francisco tempat yang tak ada bosannya untuk dikunjungi, meski sudah hampir tiga tahun saya migrasi ke wilayah California.

Pagi buta  kami mengunjungi masjid. Kami berencana untuk sholat Subuh di salah satu masjid SF. Waktu Subuh selama winter jatuh sekitar pukul 06.00 pagi. Nah kami sempat menunggu waktu di dalam masjid, sebelum pintu utama gedung masjid waktu itu belum dibuka.Oh iya, masjid Noor Al Islam di Jones Street, SF ini berupa gedung 3 lantai.  Ruang sholat ada di lantai tiga bersama  kamar mandi, area wudhu, serta toko buku. Tak lama duduk di mobil, sambil menahan dingin semriwing, akhirnya pintu dibuka oleh seorang brother. 

Kami pun menaiki lift mengekor sang brother pembuka pintu masjid. Hanya ada 4 orang di masjid, saya, suami , M dan sang brother. Kami duduk -duduk manis di dalam masjid. Kecuali M tentunya yang asyik bolak-balik ke tempat saya kemudian ke tempat saya. Sekitar 2o menit kemudian tepat waktu subuh  (Yup saya harus mondar-mandir mengikuti si M selama itu), sang brother pun mengumandangkan adzan. Tak lama brothers lain datang. Jamaah sholat Subuh pagi itu itu hanya ada 2 shaf di bagian pria. Untuk jamaah perempuan salihah hanya ada saya dan M😁

img_7671
Memulai hari di Alsabeel Masjid Noor Al Islam, San Francisco

 

img_7663
Taman Fort Mason

 

img_7650
Hangar di Fort Mason yang dahulu digunakan oleh Angkatan Udara AS selama perang Dunia ke II. Kini slaah satu hangar digunakan sebagai tempat usaha seperti  acrobatic Yoga.

img_7662-copy

 

Usai subuh, kami berusaha mengejar sun rise nongol. Terutama saya si mamah penikmat Instagram ini ingin lihat sunrise di sekitar Golden Gate sambil hashtag-an 😂 Senangnya niat tulus bikin hashtag didukung dengan banyak jalan kosong di SF. Sehari-hari jalanan di SF mirip di Jakarta, macet dan banyak mobil plus pejalan kaki. Minus PKL sih . Alhamdulillah meski sudah terang, karena semua orang masih tidur pulas mungkin lelah party, kami bisa sampai ke tepi laut untuk menikmati sunrise 2017!

Keinginan lain hari pertama 2017 adalah tetap makan es krim dan coklat enak 🙌🏼 Maka usai berkeliling di taman Fort Mason yang berlatar Golden Gate Bridge, kami pindah lokasi instagrammable menuju Ghirardelli. Ghirardelli sebuah resto soklat paling terkenal di dunia *kata plang restonya begitu*

Nasib baik, restonya belum buka saat pukul 8 kami tiba. Akhirnya kami jadi jalan jalan berlanjut ke Pier 39.

 

img_7665
Salah satu kapal sewaan untuk berwisata ke Alcatraz, pulau yang dihuni oleh narapidana perang hingga suku Aborigin. 

 

img_7666-1
Salah satu penghuni Alcatraz, penjara di pulau yang berseberangan dengan Pier 39

Kawasan turis yang satu ini adalah dermaga yang dipenuhi oleh aneka restoran seafood. Bisa juga yang suka belanja belanja mampir ke beberapa toko. Museum Madam Tousaad juga ada di kawasan Pier 39 ini.

img_7667img_7669

Namun M berkesempatan menemui hal lain selain pemandangan laut, kapal-kapal cantik dan semerbak bau seafood. Pier 39 memiliki tempat khusus untuk melihat kawanan anjing laut bermandi cahaya matahari pagi. Meski mandi tanpa sabun 😛 mereka tetap bernyanyi dengan suara mereka yang khas. Suara para anjing laut -terutama si Alphamale -terdengar kencang di sekitar Pier 39, bahkan menurut suami saya seperti  bahasa asing dari negeri Thai, haha. Yang jelas, M sangat senang menikmati aneka suara singa laut, hingga ia pandai menirukannya.

img_7476-copyJalan pagi di kawasan  Pier 39  sangat menyenangkan. Banyak beberapa spot restoran dengan lukisan mural yang keren, karena masih sangat pagi dan restoran masih tutup pulak, kami bebas bergaya acakadut di depan mural dong:p

 

img_7670
Setiap makanan enak , pasti ada mesin pelakunya 😀 Mesin pembuat coklat di restoran Ghiradelli.

Kembali ke tujuan makan es krim dan soklat haneut,usai jalan pagi di kawasan Pier 39 kami kembali ke restoran. Pagi itu kami sarapan cokelat dan es krim , alhamdulillah kalori kembali datang yang tadi pagi dibawa jalan sempat menghilang😁

 

Happy Day begins with Happy Halanhalan

LS

🎉🎈Welcome 2017🎈🎉img_7673