12 Tips Terbang Bersama Bayi

  1. Perhatikan cuaca di tempat tujuan. Antisipasikan baju dan perlengkapan kesehatan traveler dan bayi sesuai dengan cuaca destinasi.
  2. Perhatikan perubahan yang terjadi sebelum si bayi ikut terbang. Mungkin ada hal yang ia tidak suka, maka antisipasi perubahan itu dengan mencari solusi. Misal si bayi tak suka lagi tiduran, sering sering memberikan kesempatan bayi melihat suasana, berjalan-jalan sambil berbincang dengan bayi.
  3. Perlengkapan makanan-minuman, baju , toileting, juga mainan si bayi harus muat dalam tas cabin dan carry on bag. Terbang bersama bayi berarti siap tempur dengan mood si bayi dan perintilan si bayi sebagai penghiburan. Termasuk stroller bayi untuk di tempat tujuan / transit. Stroller bisa dimasukkan dalam tempat khusus dan biasanya  di luar fasilitas perusahaan penerbangan mengenai  carry on/cabin bag. 

     

  4. Pesan satu seat untuk bayi dan gunakan fasilitas basinet dari pesawat. Jika tidak memungkinkan, usahakan traveler dan bayi duduk di tempat terpinggir dekat lorong, agar mudah untuk pergi ke toilet atau jalan-jalan saat bayi mulai resah akibat duduk terlalu lama.
  5. Pesan tiket penerbangan sesuai dengan jadwal tidur si bayi. Jadwal tidur si bayi adalah waktu terbang yang tepat.
  6. Saat transit misalkan selama 3 jam, usahakan si bayi tidak tertidur. Agar saat waktunya terbang  si bayi bisa kelelahan lalu tertidur.
  7. Si bayi senang bermain dan mudah bosan. Selalu cari cara untuk menghabiskan waktu bermain ketika bayi tidak tidur selama penerbangan. Jalan-jalan di lorong selama pesawat terbang, melompat di kursi pesawat, bahkan manfaatkan turbulensi seolah irama berdansa bisa jadi cara agar terbang bersama bayi menyenangkan baginya.
  8. Manfaatkan meja dalam pesawat sebagai tempat bermainnya. Bisa letakkan aneka mainan kesukaan di situ. Namun jangan gunakan mainan yang mengeluarkan bunyi kencang / musik . Hal ini bisa mengganggu kenyamanan penumpang lain yang ingin istirahat.
  9. Si bayi kadang rewel saat pesawat terbang mulai take off atau landing, tetap tenang, hiburlah ia, namun jangan coba-coba menghentikan tangisnya. Bayi menangis untuk meluapkan ekspresi kesedihan. Take off hanya perlu 20 menit, jadi its OK to be noisy a bit.
  10. Manfaatkan fasilitas pesawat terbang yang mengutamakan  mom and child priority saat antri boarding. Pengalaman saya, United Airline  AS dan ANA Jepang memiliki fasilitas ini.
  11. Pastikan traveler tahu dimana pelampung  saat duduk di kursi pesawat terbang. Hal ini sebagai antisipasi jika hal darurat selama terbang terjadi.
  12. Double up your stamina and power. Traveling solo dan bersama selalu berbeda. Jadi pastikan traveler dan bayi tidak sakit. Makanlah yang cukup, sehat dan jangan berikan makanan baru bagi traveler dan bayi untuk menghindari reaksi pencernaan / alergi. Bawa obat pribadi traveler. Untuk si bayi gunakan obat yang aman bagi bayi dan banyak bawa essential oil, mudah dan aman. Banyak tidur yang pendek di dalam pesawat selama terbang juga memudahkan traveler merecharge stamina.

Happy traveling!

Iklan

Satu pemikiran pada “12 Tips Terbang Bersama Bayi

  1. Ping-balik: Babies Play Time (o-12 months) – Lanny Sari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s