Parenthink

NgASI sebagai Ibu Baru di Tanah Rantau

NgASI harus dimulai dari kedekatan ibu dan bayi. Lalu mindset happy with baby kudu dijaga terus agar bisa semangat dan senang ngASI. Meski LELAH, LETIH, KANTUK.

Hari pertama hingga kerelaaan ibu ngASI pasti penuh perjuangan.
Minggu-minggu pertama ngASI hingga hari ke 30 penuh dengan pompa time, lalu lecet bad latch juga PD bengkak. Kebetulan saat bayi lahir ada liburan Memorial Day ( hari libur Amerika Serikat) , buat saya hari itu jadi Engorgement Day:)

Masalah yang muncul saat ngASI utuk ibu baru adalah:
1. Stress
Masalah apa saja bisa masuk ke dalam pikiran ibu hingga bisa menyebabkan ibu tidak bisa ngASI dengan baik. Aliran ASI tidak banyak tapi bayi terus teriak jejeritan:p
Niat dan tekat untuk ngASI harus bisa mengalahkan stress dan lelah.
Gizi dalam ASI tidak bisa digantikan oleh susu formula.
SUFOR okay hanya untuk tambahan. Upayakan 6 bulan pertama bisa ngASI, dengan botol tau menyusui langsung dari payudara.

Stress yang juga timbul jika ibu tidak didukung oleh lingkungan (suami-keluarga ). Paling tidak upayakan suami mengetahui pentingnya ASI agar selalu support dan bantu ibu. Cari info kelas ASI dan ikut sertakan suami dalam kelas tersebut.

Sebagai ibu baru yang kena kondisi super stress.. kenali gejala Post Partum Depression. Saya sendiri alhamdulillah tidak mengalami kondisi ini. Namun beberapa hal yang saya alami: resah, mood swing, ketakutan sifatnya ilusi seperti bayi akan sakit / terluka . Alhamdulillah support systems saya selain suami adalah keluarga inti, teman diskusi di Whats App hingga grup FB pro Asi dan tokoh PerASIan.

2. ASI sedikit?
Wajar. Sesudah lahir ukuran perut bayi tidak sebesar telur ayam. Cadangan makanan dari placenta bisa digunakan oleh bayi untuk survive sampai 3 hari. Jadi tidak perlu langsung minum banyak apalagi makan pizza. ASI sedikit di 3-5 hari pertama tetaplah menyusui.

Hormon oksitosin bisa memperbanyak ASI , hormon ini keluar jika kulit ibu dan bayi bersentuhan. Saat bayi minum ia hanya perlu 15-20 menit. ASI memberikan nyaman untuk bayi karena puting juga sebagai comforter. Di hari-hari awal hidupnya, bayi hanya ingin menjadi tenang saat menyusui, tidak melulu lapar.

ASI akan banyak jika ibu sering menyusui. Karena konsep menyusui adalah SUPPLY and DEMAND. Saat ASI disedot PD akan mengisi ulang. Bayi tidak minum PD tambah penuh.

Beda jika ibu sudah sering menyususi dan memompa, tapi tidak bertambah jumlah ASInya.Sang ibu harus menggunakan tambahan nutrisi agar ASInya banyak. Bisa konsumsi teh herbal atau sayuran dan makanan penambah ASI.

Penting juga mengenal dan celah mencari cara agar relax  untuk meningkatkan jumlah ASI alias ASI booster. ASI booster saya : belanja, jalan singkat ke taman, hingga makan soklat almon 😀 Bahkan hari-hari saya juga diisi oleh Video call dengan kerabat di Jakarta.

3. Puting Lecet

Gunakan nipple cream, sesudah menyusui. Berikan ASI juga di sekitar puting, sebelum menyusui agar bayi membuka mulut lebar untuk menghindari perlekatan yang salah. Selain ASI juga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka pada puting.

this girl didn’t know how ngASI was hard, she was too exhausted with IKEA tour:p

Puting lecet terjadi karena latch alias perlekatan yang kurang baik saat menyusui. Susui ketika bayi belum terlalu lapar. Sehingga ibu tidak stress dengan tangisan bayi yang lapar, sehingga mudah untuk latch dan re-latch /perlekatan berulang-ulang.
Jika puting berdarah, istirahatkan puting, tapi tetap pompa PD agar jumlah ASI seimbang dengan jumlah ASI di PD yang aktif digunakan.

Trik dari saya saat latch (perlekatan)
# Berikan sedikit ASI disekitar puting dan aerola sebelum bayi latching. Bisa juga sodorkan puting dihidung kemudian menurun ke bawah mulut, tunggu bayi membuka lebar mulutnya lalu masukkan puting ke dalam mulut bayi.
Ibu dan bayi sama-sama belajar mengenai hal ini, wajar kalau ibu terluka dan kesulitan. Begitu juga bayi. Ia ingin minum tapi belum bisa mangap nan lebar supaya tidak melukai puting ibu.

3. Payudara penuh/Tidak Penuh. Payudara akan terisi begitu bayi mulai meminum. Bahkan saat bayi tidak meminum, ASI yang mengisi payudara pun bisa terasa.
Kuncinya : Pompa ASI dari payudara yang terlampau penuh. Ini mengurangi jumlah ASI di PD.
# Jika terasa besar dan kaku, pijit PD sebelum menyusui . Pijit di bagian yang menggumpal di PD agar tidak terjadi plugged duct (kondisi kelenjar susu di dalam payudara yang tersumbat).
# Jika saat mempompa terasa sakit, gunakan nipple cream di puting.
# Pompa hanya bisa digunakan maksimum 20 menit. Baca petunjuk baik-baik penggunaan pompa.
# Pompa di waktu malam 12-5 pagi mempermudah dapat jumlah ASI maksimal.
# Untuk penyimpanan ASIP, gunakan botol kaca dengan tutup rekat atau kantong khusus ASIP.

Ketika Tak Ada Daun Katuk….

Semua ibu dimanapun mereka tinggal bisa diberkahi oleh lingkungan yang kaya sumberdaya alam untuk menambah supply ASI.

Selama di Cali, yang tak punya daun katuk, saya banyak mengkonsumsi :

  • daun-daunan hijau, seperti bayam, kale, brokoli hingga asparagus
  • kacang almond
  • kacang hijau
  • tempeh
  • susu kedelai
  • susu sapi
  • aprikot
  • alpukat
  • oatmeal
  • wortel
  • makan enak (selama tidak ada reaksi alergi pada bayi)

Banyak-banyak deh browsing internet tentang grup ASI, buka Pinterest hingga Youtube soal breastfeeding. Insha Allah  banyak info tentang asupan agar ASI bertambah meski tak ada katuk.

Ketika masa pertumbuhan bayi datang…

Siapkan diri untuk begadang dan lama-lama ngASI. Ada masa dimana  bayi memiliki masa nenen lama karena GROWTH SPURT. Biasanya ada di usia 3, 6,9 bulan. Masa ini adalah saat ibu harus menyusui non-stop (kecuali saat bayi perlu ganti popok). Waktu ngASI terlama saya kurleb 8 jam. Hmmm, apa yang saya lakukakn?Ya udah nemplok dengan M sambil sedia makanan dan minuman dekat tempat tidur. Bisa juga sedia Ipad, TV apa saja yang mencegaj kebosanan dan lelah ngASI.

Ketika di muka umum harus nenenin…

Be cool, calm, confident.  Awalnya pasti gugup. Saya pernah bolak-nalik kamar karen abelum fasih nenenin ditambah terkena puting lecet. Bisa karena biasa, saya pun mecoba menggunakan cover sambil menyusui, meski  disini agak bebas untuk melakukan latching tanpa cover:D Travel kemanapun, saya membawa nursing cover. Tidak pernah-alhamdulillah –yang protes saya menyusui bayi saya dengan nursing cover. Hanya ada satu orang berkomentar ketika melihat saya nenenin : “Oh theres’ baby in (nursing cover) there” 😀 

Fasilitas Ibu Menyusui

  • Hubungi asuransi kesehatan untuk meminta pompa ASI dan dapatkan pompa secara gratis!
  • Mintakan ruangan khusus ketika ada di hotel (tapi kita tidak menginap)
  • Konsuler ASI / Lactation Nurse disediakan oleh rumah sakit tempat kita bersalin. Jika tidak menemukan fasilitas tersebut, cari lokasi terdekat dengan rumah untuk mengunjungi RS / klinik yang memiliki konsuler ASI. Sebagian rumah sakit menyediakan waktu belajar ngASI bersama para ibu baru. Konsuler ASI menolong saya yang panik dengan kasus puting berdarah. Catat baik-baik nomornya, karena mereka sangat ramah dan memahami anda, para ibu yang resah.

Happy Breastfeeding!

LS

Link yang membantu saya untuk Happy Breastfeeding Time:

lalecheleague.org

kellymom.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s