20 Aktivitas Ibu Hamil Pada Trimester Terakhir

Detik-detik menegangkan jadi ibu hamil adalah ketika tiba minggu-minggu terakhir menuju due date alias HPL . Karena ketegangan menjelang persalinan banyak ibu hamil di trimester akhir menjelang lahiran ini mendadak anxious hingga sulit tidur.

Saat mengambil kelas persalinan, instruktur saya menyarankan ibu hamil menjaga waktu tidur. Insomnia yang terjadi saat trisemester terakhir  pada ibu hamil adalah hal yang wajar. Bahkan pengalaman pribadi  saya, insomnia yang saya alami jatuh di awal minggu trimester pertama. Jauh dari hari lahiran! Namun ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat trimester terakhir, ketika rasa sulit tidur malam atau gelisah tiba:

  1. Main game. Bisa berupa game board atau kuis TTS. Sebaiknya bukan permainan di layar computer atau ponsel dan gadget lainnya. Hal ini dikarenakan  radiasi yang terpancar dari benda-benda tersebut tidak baik bagi ibu hamil.
  2. Merajut
  3. Menjahit
  4. Melukis
  5. Menulis
  6. Yoga (perhatikan beberapa posisi yoga yang diperbolehkan dan dilarang untuk semester terakhir ini).
  7. Berenang
  8. Latihan pernapasan
  9. Dzikir dan shalat
  10. Mewarnai
  11. Jalan
  12. Membaca buku
  13. Mengumpulkan gambar
  14. Mendesain seperti tata ruang / pakaian
  15. Menata diri seperti manikur, pijat kepala
  16. Menyiapkan keperluan bayi, seperti pakaian , alat minum, perlengkapan tidur 
  17. Membereskan koleksi benda kesayangan (selama bendanya bukan benda besar dan berat lho yaa seperti mobil atau patung tembaga 😀 )
  18. Menata dokumentasi pribadi
  19. Membuat scrap book / kipling
  20. Mendengarkan musik / audio book

Beberapa kegiatan di atas bahkan sangat dianjurkan  untuk mempermudah persalinan. Seperti latihan pernapasaan, yoga dan jalan. Ada juga salah satu ciri yang tak banyak orang ketahui menjelang HPL adalah insting membereskan rumah menjadi  sangat kuat dan rajin.Relax

Utamanya, kegiatan -kegiatan di trimester akhir ini bukan kegiatan yang bukan menggunakan ponsel alat elektronik lain yang malah menambah anxious, insomnia, melelahkan, njelimet dan ribet  tetap bisa dilakukan saat ibu hamil gelisah di tengah malam, bahkan menambah stress alias tekanan pikiran pada raga ibu hamil. Stress pada ibu hamil bukan sesuatu yang baik, terutama untuk mental sang ibu merasa rileks saat nanti harus menghadapi kontraksi- kontraksi (asli atau palsu ) bertamu. Stress juga sangat mempengaruhi kondisi bayi pra dan pasca kelahiran. Dokter kejiwaan Canada, Gabor Mate menyatakan ibu yang mengalami stress selama masa kehamilan, akan memberikan efek ADD/ADHD pada anak. Bahkan Post Partum Depression (Depresi Pasca Persalinan) juga bisa dirasakan sejak ibu hamil. Ketakutan, kecemasan berlebihan, ternyata juga banyak dialami ibu hamil. Saat ibu hamil mengalami ini hal itu harus segera dikonsultasikan dengan ahlinya. Tujuannya tentu agar sang calon ibu bisa lebih tenang dan bahagia selama kehamilan.

 

Baca juga :Tips for New Mom

 

Jangan lupa… untuk selalu melibatkan suami / anak /  kerabat terdekat selama kehamilan ini untuk menolong ibu hamil tetap rileks menjelang hari besarnya. Membangun kekuatan bersama keluarga sebagai support system ini sangat berguna juga untuk pasca persalinan nantinya. Masa ketika  malam pertama bersama bayi sang ibu sulit beristirahat  lalu 40 hari pertama yang penuh tantangan mental emosi dan raga sang ibu.

Adakah ide kegiatan yang bikin relaks bagi ibu hamil? Share di kolom komen ya:)

Happy Nurturing Motherly Instinct! 

Lanny

Tulisan ini merupakan sebagai Collaborative Writing #KumpulanEmakBlogger Kelompok Anggun C. Sasmi dengan tema Kehamilan yang ditulis oleh  Mak Dewi Indriyani.

 

Referensi:

Depression During Pregnancy

Dr Gabor Mate : Attachment and Brain Development

Iklan

NgASI harus dimulai dari kedekatan ibu dan bayi. Lalu mindset happy with baby kudu dijaga terus agar bisa semangat dan senang ngASI. Meski LELAH, LETIH, KANTUK.

Hari pertama hingga kerelaaan ibu ngASI pasti penuh perjuangan.
Minggu-minggu pertama ngASI hingga hari ke 30 penuh dengan pompa time, lalu lecet bad latch juga PD bengkak. Kebetulan saat bayi lahir ada liburan Memorial Day ( hari libur Amerika Serikat) , buat saya hari itu jadi Engorgement Day:)

Baca lebih lanjut

Ocehan ocehan bayi memang lucu cekali. Udah lihat ya video viral bayi sebagai pelayan menuliskan pesanan kwetiau  😆  M sendiri sering banget ngoceh kalau lagi ngantuk . Seperti sedang mereview kejadian hari itu. Semua kata yang terucap di hari itu, termasuk persona ataupun sekedar benda di buku cerita,akan disebut-sebutnya satu persatu.Belum lagi saat ia bicara, banyak kata baru muncul yang kadang saya tidak mengerti..

Kolala ? is Koala

Jae je yo? maksudnya Kastangel!

Apelsos? sebenarnya ingin bilang applesauce

Wetdon? dia selalu bilang kalimat ini sambil menunjuk crayon atau alat tulis lain. Ini dia cara yang saya lakukan dengan bayi saya :

  • Baca gambar; bisa gambar  di flyer , boks snack, bungkus kado atau hanya setitik gambar di kartu kereta cepat.
  • Baca buku dengan bersuara kencang atau pembaca buku yang memberikan sound effect dari cerita.. sebisa mungkin carilah buku bacaan yang banyak mengenalkan bunyi-bunyian. Misal buku tentang binatang dan suaranya . Saat membaca, tirukan segala dialog dengan efek suara dan gerakan . Misal saat bebek berujar , gunakan “kwek” dan lakukan gerakan si bebek sesuai isi cerita. Simak juga 7 Waktu Pilihan Bercerita .
  • Traveling , saat jalan-jalan  lihat anjing laut , M dengan cepat menirukan suara para anjing laut dan mau tidak mau pasti belajar menyebut dan mengingat kata “anjing laut”. Simak cerita ketemu anjing laut di Ekplorasi Pagi di Januari 2017
  • Bercerita jadi kegiatan wajib agar anak mengenal aneka kata baru.
  • Lihat foto album . Nah sambil menelusuri jejak kenangan bersama anggota keluarga dan  juga mengenal anggota keluarga tentunya, foto alat efektif merekam gambar dan kata bagi anak.
  • Bernyanyi lagu, meneruskan lagu
  • Merekam Lagu dan meneruskan lirik lagu. Berpacu dalam melodi yuk dengan si kecil. Rekam sebuah lagu dan nyayikan bersama. Bisa juga kegiatan ini dimodifikasi dengan meneruskan lirik lagu. Biarkan si kecil meneruskan lirik lagu yang kita mulai. Tentu saja si kecil harus hafal tune dan kenal kata dalam lagu tersebut. Jadi sering-seringlah bernyanyi!
  • Play pretend alias main pura-pura. M sangat menyenangi kantong belanja. Lalu saya buatkan “peran” ia berbelanja. Ia akan menerima kartu sebagai alat belanja lalu saya tukar benda yang bisa dimasukkan ke dalam kantong belanja.
  • Video Recording.
  • How to activity seperti membuat sandwich, melipat baju, bahkan Beberes ala Mpotty training. Kegiatan yang dilakukan dengan pengalaman nyata dengan benda nyata , akan jauh lebih cepat menghasilkan kata baru  bagi anak .

Selain aneka aktivitas diatas, ada cara untuk memudahkan si M berujar kata baru. Sesuai panduan developmental milestone alias perkembangan anak , anak sebelum 2 tahun (24 bulan)  bisa ucapkan 2-3 suku kata dengan kata sebanyak paling tidak 20 kosakata.  Trik saya saat menyampaikan kata baru kepada si kecil:

  • Bicara pelan dan jelas saat copy cat ini ingin mencoba kata baru. Pilihan tone dan kecepatan nada bicara kita jangan seperti bicara cerita gosip hot kepada besties atuh.. Clear and slow. Ada lho ponakan saya sulit menirukan kata , kemudian saat saya bicara dengan nada lebih pelan dan funny accent or tone, dia malah paham bener.
  • Gunakan bahasa sesuai kemampuan ” anak “. Ketika kita KZL – kuesel – mau tantrum; misal karena susu  mahal tumpah di sprei pilihan terbaik minggu ini, jangan bawa-bawa harga sprei  lah! Apalagi sebut biaya laundry …Mana ngerti si kecil mak😬 saya (usahakan) diri ini tak marah ( bagi ku surga menurut Hadist) lalu jadikan badai amarah sebagai sarana belajar.”  Aku ngga suka kamu makan di kasur. Susu tumpah, yuk ambil lap. “Osrek!” si kecil pun belajar ngosrek sambil terima input kata “lap“.. Seperti bapak-bapak denger istri ngomel lah, paling kalimat marah membahana hanya di denger satu dua kata aja😅
  • Pahami dan tes pehamanan anak. Adakah ia paham kata -kata yang direkam ulang olehnya . Contohnya kata “pee “dan ” poo “, M sudah bisa menirukan bunyi kedua kata, namun ia binun definisinya bahwa pee poo berbeda. Masih terbolak balik, belum lulus potty training 100% juga sih *curcol*
  • Mulai dari kata yang familier. Kata yang sering dipakai akan semakin diingat. Kalau dibuat list kosakata yang  berkaitan kegiatan si anak kecil…. bejibunnnn. Dan kita gak perlu dulu ngajarin soal definisi kebersihan. Kita mulai dari hal konkretnya yang bisa dilihat diraba diterawang sampai dicium oleh anak. Misalkan belajar definisi bersih lewat kenal sampah , kotak sampah , sikat dan sebagainya .
  • Kenalkan kata dengan aneka kegiatan. saat mengenal alfabet, M sudah melewati berbagai kegiatan tentang ABC. Saya belikan puzzle ABC, menyanyikan lagu, hingga “membaca” gambar ABC dalam buku tentang ABC.

 

Happy Baabling Cooing Talking Baby!

 

Referensi

Baby development

 

LS

Bonus:

 Printable daftar gambar kosakata anak 1-2 tahun. Silahkan unduh di flash-card-kosakata

Review Bayi dan Per-Carseat-an

Dalam ” last minutes ” sebelum saya melahirkan M , obgin selalu mengecek : sudahkah orang tua menyiapkan carseat.Dalam hukum California , bayi usia di bawah 2 tahun wajib mempunyai carseat . Cara menempatkannya pun tidak berhadapan ke arah depan. Namun ke belakang . Bayi-bayi itu hanya boleh melihat awan di seat  belakang.

Undang-undang Perkendaraan California sendiri mewajibkan bayi dan anak usia 8 tahun wajib memiliki carseat. Lama yah! Nasir para ortu disini begitu.. tapi penuh manfaat terutama untuk keselamatan si anak. Karena kondisi jalan tol yang kecepatannya cukup tinggi disini (75 mph) dan relatif bebas macet dalam jangka waktu lama (kemacetan terlama di jalan tol yang pernah saya alami hanya 25- 30 menit).

Baca lebih lanjut

Di siang yang panjang , karena anakku sayang tidak kunjung tidur-tidur siang. Malahan ia senang berloncatan ke sana ke mari, sambil naik turun tempat tidur, saya pun mulai bernyanyi. La la la, li li li, mama bernyanyi namun sayang si bayi semi toddler masih ingin bergerak aktif beberapa bar energi dari 5 bar:P

Saya pun mulai mengambil buku cerita. Saya membacakan cerita, lalu ia terus-terusan berceloteh dengan bahasanya. Siang itu kami tidur didahului oleh cerita M yang berkomentar bertutur tentang gambar buku juga aneka kata/bunyi baru karena si bayi saya seorang peniru kata.

 Why Story Telling ? 

Bercerita dapat meningkatkan intelegensia alias kepintaran: nalar, sosial, linguistik, kreativitas, sensori, etc… semua intelejensia tersebut bisa dimasukkan kedalam rangkaian kejadian yang kita tuturkan dalam sebuah cerita.

Bercerita kepada anak belum tentu perlu buku dan duduk bersama. Pada dasarnya bercerita alias story telling punya modal sedikit: pendengar dan kisah. Selama ada pendengar, maka disitulah story telling bisa dilaksanakan. Kisah apa yang dipilih? Mulai dari kisah  personal kita.

Selain sebelum tidur, saya  dan M punya waktu bercerita paling favorit :

Waktu Makan

Saat makan banyak hal yang bisa diungkapkan termasuk untuk berstorytelling. Mulai dari pembuatan makanan, apa yang dirasa, makanan seperti apa dan sebagainya. Dari situ seolah kita bisa mengisi kisi-kisi cerita dengan sendirinya. Bisa soal aktivitas kemarin yang menyenangkan, bisa juga ide permainan hari ini. Yang jelas, saat makan saat perut happy, saat terbaik berbagi cerita.

Mandi

Kenapa buru-buru melakukan rutinitas mandi begitu saja? Guyur bayi dengan air lalu berikan sabun? Sesekali cobalah melakukan rutinitas  itu sambil bercerita mengenai aneka rupa fisik binatang, anggota keluarga yang yang kakinya panjang kepada bayi.

Bisa juga bernyanyi sambil bercerita. Lagu favorit saya : “M has big belly.. big belly.. M has curly hair like mommy. ” Lalu saya kaitkan semua lirik itu ke dalam cerita. Gak harus cerita yang dimulai dengan Pada suatu hari…. Misalkan: “Tau gak kenapa M perutnya besar. Karena tadi makan …” sambung terus menerus kejadian yang bisa dikoneksikan ke kalimat awal  kita memulai.

Ganti Popok

Apa yang paling sering terjadi saat ganti popok anak di bawah 6 bulan? Bayi melihat ke mata Anda. Nah itu saat terbaik mengurai kisah. M senang sekali saat saya membersihkan dirinya sambil cerita soal neneknya. Untuk bayi yang sudah aktif, gunakan mainan sebagai penghubung agar ia mau diam sejenak dan mendengarkan anda. Mainan tersebut/benda tersebut juga bisa dijadikan bahan cerita. Misalkan tunjukkan boneka beruang katakan pada bayi si beruang terbatuk-batuk karena kurang minum air putih-sambil Anda tirukan suara batuk.  Buat kelanjutan ceritanya, agar ia mau mendengarkan sedikit lagi kisah si  beruang, meski sesi ganti popok selesai.

Dalam Perjalanan

Ini momen paling menyenangkan untuk bernostalgia. Saat saya membawa M ke Bogor, ia kami kenalkan angkutan kota. Meski panas, namun M menikmati hawa itu karena angin semilir. Saya pun tak kuasa bercerita tentang spot-spot di kota yang kendaraan kami lewati.

Setiap dalam perjalanan, ada waktu menunggu. Jangan buat waktu menunggu jadi bosan. Ceritakan kenapa kita harus menunggu. Lalu bisa disambung ke cerita ketika anda menunggu jemputan sekolah dulu. Tell a story of your journey !

Sering juga saat M duduk manis di dalam car seat, saya bercerita panjang lebar dengan ayahnya. Tak lama ia ikut dalam pembicaraan dengan celetukan ala M ( belum jelas kata yang keluar namun bunyinya seperti tone suara saya). Nah ini berarti M bisa menyimak pembicaraan dan ingin juga berbicara sepertinya 😬

Memasak

Sejak resign jadi anak kos, rutinitas saya setiap hari memasak. Makan pagi, siang, malam selalu saya siapkan masakan baru (jika tidak ada acara ibu pengajian:p). Akhirnya saya punya waktu bercerita dengan si bayi (sejak ia dalam kandungan ) hingga kini ia mulai meniru kata. Cerita saya saat memasak biasanya tentang makanan atau kisah asal usul bahan makanan yang terdampar di laut. Bahan  bercerita lain yaitu mengenai bumbu aneka bau atau kisah sains seperti air mendidih . Hasilnya  makanan  tersaji, sambil ramai story telling terhidang!

Apa saja dimana saja, kita bisa berkisah. Bercerita tak harus memulai dengan “jaman dahulu kala…“. Ceritakan saja hal yang kita suka, kejadian yang baru dialami, kisah klasik masa SMP dulu atau sekedar kebingungan kenapa awan biru:D  Dijamin jadi cerita yang panjang dan lebar deh. Khusus untuk bayi yang mulai meniru kata, kata-kata saat mengurai cerita kita akan ditiru oleh si copy cat. Pastikan  tinggi rendah suara kita harus diatur, agar bayi tertarik. Selain itu berikan efek-efek suara. Misalkan efek suara saat mobil berjalan atau angin bertiup. Hal ini akan membawa keseruan dan bayi pun kegelian mendengarkannya.

Happy Story Telling!

 

Ketika 36 jam pertama usai lahiran..Bayi saya menangis minta minum dan ganti popok saya bergumam, aduh ingin tidur.  Malahan  ‘bayi besar’ lain yang asik  pulas mendengkur. Pikiran dewasa saya berpikir saat itu…Akhirnya sang bayi yang ditunggu telah lahir. Kini waktunya orangtua membesarkan si bayi ucul. Hmm wait?! Masalah ngASI di tengah malam buta aja saya bingung, gimana membesarkan bayi. Suka-tidak suka si bayi harus diasuh bu… Beberapa bulan lagi, ngantuk-tidak ngantuk anak toodler perlu diajak ke playground biar tidur malam enåk dan ga gampang cranky. dulu saya pikir selesai lahiran udah gitu bisa bobo manis. Malahan hingga saat ini bobo manis hal yang langka *pasangtehbasidikantongmata*

Alhamdulillah….Hidup jadi orang tua berbayi sekarang itu luar biasa tercerahkan. Orang tua baru bisa mendapatkan panduan dengan mudah selama ada jalan ke toko buku, koneksi internet di ponsel. Jadi orangtua sebelum era internet hanya mengandalkan pengalaman orang lain – termasuk dokter anak yang bisa dihubungi lewat telpon kabel atau bidan di pedesaan yang mungkin jauh dari rumah si ibu baru  – yang belum tentu bisa dikerjakan untuk bayi kita. bahkan pengalaman ibu kita sendiri. Karena tiap bayi berbeda. Ketika informasi / pengetahuan mudah diperoleh si orang tua /pengasuh wajib mendalami  topik mengenai:

1. Panduan Tahapan Tumbuh Kembang Anak

Saya baru tahu topik tumbuh kembang anak ini begitu penting setelah punya bayi . Meskipun saya sempat mengerti Tahapan Tumbuh Kembang Anak bayi usia 1 tahun yang saya pakai untuk membuat kurikulum anak berkebutuhan khusus.

Dalam perkembangan hidup, si bayi memiliki ciri khusus. Biasanya orang akan bertanya sudah bisa apa bayinya? Sudah tumbuh gigi ? Ketika pertanyaan sejenis itu muncul, sebenarnya itulah tahapan tumbuh kembang si bayi. Jangan risih dengan pertanyaan seperti itu. Orang awam tahu penanda perkembangan bayi lewat pertanyaan seperti itu. Namun pengasuh / orangtua harus membaca panduan itu.

Dalam panduan tumbuh kembang anak akan diberikan informasi umur , keterampilan bayi dari berbagai  sisi . Misalkan usia 1-3 bulan bayi bisa melakukan bunyi ooh dan aaa.

Namun ada hal yang harus dicatat , setiap bayi memiliki jadwal tumbuh kembang berbeda. Jika membandingkan bayi saya dan kakak saya atau saya sendiri di waktu bayi bisa berbeda  tahapan tumbuh kembangnya. Jangan membandingkan bayi dengan bayi lain. Dalam tahapan tumbuh kembang anak juga bisa didapat informasi tanda bahaya tumbuh kembang. Misalnya masalah usia berapa sih bayi harus sudah bisa berjalan? Orangtua harus paham batasan minimal sebuah keterampilan harus dimiliki si bayi. Hal ini untuk memberikan penanganan lebih cepat jika si bayi mengalami gangguan tumbuh kembang. Ortu dan pengasuh wajib tahu usia 18 bulan bayi sudah harus bisa berjalan. Jika tidak wajib kondisi khusus yang tidak sesuai dengan petunjuk tumbuh kembang anak ini, wajib  dikonsultasikan ke dokter anak. Maka wajib udpet pengetahuan seputar topik tumbuh kembang anak.

2. Makanan Pendamping ASI

Bersiaplah mencari metode MPASI yang disukai anak. Begitu pula menunya. Tidak bisa disamakan saat jaman ibu kita dulu dengan bayi kita. Yep, saya produk jaman dulu :p Kalau dahulu ibu saya senang dengan biskuit Farley untuk cemilan saya, cucunya kini saya berikan asupan buah-sayur buah sayur.

Sudah lihatkan berita beberapa bayi belum 4-6 bulan, diberi makan selain ASI kemudian dilarikan ke rumah sakit? Itu karena pengetahuan yang kurang dari orang tua / pengasuh terdekat. Akibatnya anak jadi terserang sakit.

Nah untuk tahu MPASI, carilah seluk beluk memilih metode MPASI, cara  membuat , cara memberikan MPASI orangtua/pendamping WAJIB memahami perMPASIan. Bahkan pengetahuan dasar seputar alergi wajib dibaca . Topik MPASI sangat berkaitan dengan topik tumbuh kembang anak, hingga masuk dalam daftar topik wajib updet buat saya. 

3. Aktivitas Bayi

Bayi yang tumbuh bukan hanya sekedar diberi makan minum dan waktu tidur atau keperluan perpopokan. Ia perlu diberikan kegiatan yang ia menstimulasi alias merangsang perkembangan dan kemahiran si bayi. Jauh sebelum si bayi diharapkan bisa berjalan , orang tua wajib tahu topik ini. Misal orang tua harus mengerti bahwa tahapan menuju proses berjalan adalah bayi bisa berguling , merangkak , duduk . Hal ini bisa kita stimulasi dengan memberikan kegiatan tengkurap. Saat membaca tumbuh kembang bayi, berikan kegiatan yang sesuai dengan tahapannya. Misalkan lagi, di tahapan tumbuh kembang bulan depan si bayi diprediksi mulai bisa menemukan benda dibalik benda lain. Carilah informasi permainan apa yang bisa dilakukan untuk tahapan usia.

Bingung cari di mana informasi seputar tumbuh kembang? Mulai pencarian di beberapa social media: Pinterest dan Instagram. Semakin banyak orangtua mencari tahu topik seputar aktivitas bayi, semakin bisa mengantisipasi apa yang akan terjadi. Akan tetapi, janga mengharapkan bayi kita akan segera punya kemampuan baru setiap hari. Karena masa mengerti akan satu kemampuan  tiap bayi berbeda. Perkara aktivitas bayi lah yang bisa orang tua lakukan agar si bayi makin paham kemampuan baru.

4. Isu Seputar Tumbuh Kembang Bayi/Anak

Saya ingat, anak murid saya selalu takut dengan shower ketika kami berenang. Dulu saya pikir itu hanya ketakutan yang sering terjadi pada anak. Tapi tahukah kalau shower menyimpan “masalah” bagi anak-anak? Kondisi khusus Sensory Processing  Disorder  (SPD) membuat mandi di shower hal yang sangat menyebalkan. Nah SPD hanya salah satu isu yang berkembang di tengah anak kita tumbuh. ada hal lain seperti autisme , Attention Deficit Disorder dan sebagainya. Orang tua wajib tahu topik seputar masalah tumbuh kembang untuk mengerti jika seandainya gejala yang muncul.

5. Home Remedies + Penanganan  Pertama Pada Kecelakaan+ Vaksinasi

Saya tak pernah mendalami ini  topik home remedies, P3K dan vaksinasi, sampai saya memiliki bayi. Terutama pengetahuan tentang topik vaksinasi merupakan kewajiban untuk anak mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Banyak orang tua tidak mengetahui usia berapa anak wajib diberikan vaksin. Padahal ada vaksin yang tidak bisa diberikan saat usianya sudah lewat dari tahap pemberian vaksin. Maka soal vaksinasi adalah hal wajib.

Home Remedies adalah pertolongan pertama ketika anak sakit. Bayi saya sudah mengalami masalah ruam popok saat ia belum mencapai 6 bulan. Saya jadi mengerti ada banyak tips ketika anak mengalami ruam popok. Prinsip saya selama masalah kesehatan itu ringan maka saya tidak perlu ke dokter. Kebetulan dokter di sini pun tak akan memberikan obat yang khusus jika tanya ruam ringan. Mungkin bagi ibu baru ruam setitik adalah BIG DEAL, tapi bagi dokter, ia akan punya batas urgensi kapan pemberian obat itu diberikan. Maka Home Remedies jadi andalan.

Suatu hari anak saya terjatuh di bath tub, luau kelopak matanya tersayat lebar hingga darah terus mengucur. Meski M sudah cukup sering terjatuh, namun darah yang mengucur itu memberikan saya tingkat urgensi harus ke dokter. Saat itu suami sedang tidak di rumah. Saya panik dan segera meminta ia pulang untuk mengantarkan M ke Emergency Room.  Sampai di ER, tidak ada penanganan khusus pada M. Nurse   hanya memeriksa apakah ia muntah, lalu detak jantung, mata, teling. Sisanya saya haya disuruh menjaga kebersihan luka meski begitu menganga. Saya pun mendapatkan oleh-oleh beberapa carik kertas menginformasikan kapan harus ke ruang ER ketika memiliki luka. Dalam hati berujar, “hah gitu doang?”. Maka pengetahuan dasar mengenai home remedies atau pertolongan pertama pada kecelakaan, wajib dipelajari. Orangtua juga wajib tahu kondisi darurat apa yang mengharuskan anak ke dokter. Sempatkan diri memperbarui topik home remedies, penanganan pertama pada kecelakaan dan vaksinasi agar kesehatan anak terjaga.

6. Parenting / Pengasuhan

Orang tua yang memutuskan ingin memiliki bayi harus terus mengupdet pengetahuannya mengenai parenting.  Om-Tante Nenek-Kakek pun wajib mengenal parenting.  Bukan lagi jamannya pengasuhan anak adalah  harus dipegang oleh si ibu. Kondisi jaman ini yang kompleks dimana orang tua bisa tinggal terpisah, orang tua bekerja dll . Akibat kondisi ini membutuhkan kemauan belajar ilmu parenting bagi orang tua yang diamanahi anak untuk berusaha mendidik mengasuh menyayangi dengan usaha maksimal. Lagi-lagi jaman sekarang dengan manusia yang begitu kompleks, orang tua kan jadi orang pertama yang memberikan ilmu, contoh nyata. Bukan si mba pengasuh atau bu guru pak guru sekolah yang akan jadi contoh. Bekali diri untuk mengupdet ilmu parenting sebanyak-banyaknya, praktikan, dan berdoalah pada Tuhan kita tetap diberikan kesabaran dalam mengasuh anak. 

Seorang ibu berkomentar pada teman saya yang sedang memiliki 3 batita. “Kalau umur-umur segini, lagi enak-enaknya.  Cuma capek ngejar ke sana-ke mari.Nikmati deh. Nanti kalau sudah teenager, haduh luar biasa..” kata ibu beranak 4 dengan usia rentang 20-18-an sambil menggeleng-geleng.

Wak waw ! Selamat menempuh hidup baru bersama anak ya aybun/bapak-ibu/momndad:p

Happy Researching!

 

Masa rewel cranky si bayi sudah hilang jika hanya menangis. Kini ia -si 16 bulan saya – sudah bisa berteriak sambil melentingkan badan. It happens alot and its normal!

Hal paling enak adalah kita bisa menebak kenapa bayi rewel. Apakah lapar?popok basah?mengantuk?  Tapi untuk si 1 tahun bukan hanya tiga hal tadi. Kadang hidupnya cuma BOSAN TO THE MAX yang biasa diiringi gejala lapar ngantuk dan terbitlah tantrum 🙌🏼. Lalu bagi dia si bayi semi toodler,fun thing to do is being cranky !

Rewel tingkat awal dimulai dengan lempar barang (baca:praktik sains gravitasi) lanjut dengan suara sirine lalu mulai meraung. Apalagi jika perjalanan lebih dari 1 jam ia pasti mengkampanyekan rewel gaya ini. Jika bosan ya kita harus keluarkan dia dari arena yang sudah terlalu lama bikin bosan( seperti car seat).

Lalu saya bandingkan saat kami ke sebuah arena bermain out door. Akankah ia bosan? Bisa ditebak! M tidak bosan. Semua area wahana bermain ingin dijelajahinya.Namun apa daya badannya lelah matanya lelah hingga ia mengantuk. Jam tidur rutin biasanya lewat. Namun demi kemaslahatan bersama saat pulang ke rumah, ia harus tidur siang.

Satu hal saya pelajari. Cranky suwenky toodler bisa diatasi dengan rutinitas. Bukan rutinitas ala militer ya 😛jam sekian harus begini sambil pukul bel dan berbekal cemeti menggiring mereka ke tempat aktivitas . Karena kebiasaan untuk keteraturan super strict seperti itu malah cenderung memanjakan anak. Kita tahu ada hal yang tidak bisa ditebak di dunia ini karena manusia sumber salah meski berusaha teratur. Seperti saat bepergian dengan jadwal GPS Google yang kasih tahu akan tiba jam sekian, namun kemudian Anda lupa harus  beli bensin terlebih dulu😅

Kalo kata saya mah…memberikan  jadwal yang fleksibel namun rutin pada toodler membantu kita  tidak ikut pusing lihat anak rewel, kemampuan memprediksi saat genting anak akan tantrum , mengenalkan toodler pada konsep jadwal keseharian dalam bentuk abstrak termasuk skill sequencing (sudah kegiatan a – kegiatan b) dan sekaligus memberikan relaksasi dan recharge energi toodler yang sempat turun beberapa bar 😬

Jadwal fleksibel ? Atuh lah kalau hari tiba-tiba hujan atau kakek tiba-tiba ingin dikunjungi masa bayi tetap harus ke taman? Cepat-cepat cari ganti rutinitas bayi *BRBpinteresting*

Misal jadwal M waktu toodler di tengah menjelang winter:

  • 6-7 AM : bangun sarapan
  • 8-10 AM : main – mandi – makan
  • 11-14 PM : persiapan tidur ( variasi  main ,nenen atau menyalakan sirene mengantuk😗 ) – tidur
  • 15-6 PM : main – makan
  • 7-9 PM : main -persiapan tidur

Dengan ritme hidup di atas dilakukan setiap hari , saya tahu kenapa ia cranky, kapan waktu yang tepat untuk memberikan waktu tenang untuk tubuhnya relaksasi sebelum tidur. Termasuk jangan berbelanja ke supermarket menjelang waktu tidur M😂 Hal ini selalu saya ingat.. Saya “diinisiasi” anak sendiri haha; M menggemparkan seisi toko dengan berujar “ep” . Ia sudah diajari bilang  ” help “saat minta sesuatu / kesulitan. M pun praktek kata “help” dengan lantang sambil menunjuk semua benda di rak ingin diraid. Mulai dari kami masuk  supermarket hingga antri bayar , ia berujar lantang. Sementara pengunjung lain mental kami dengan nanar 😅 Saat itu saya lupa jam persiapan tidurnya sudah dekat. Seharusnya ia sudah mandi dan asyik melenggang bebas hingga ngantuk bukan terpasung di dalam trolley di tengah dinginnya supermarket kala senja.

So jadwalkan kegiatan si bayi (penuh dengan waktu main dan pergi ke taman/ playground) untuk kemaslahatan bersama. Meski kita harus menghadiri undangan makan malam, pengajian, playdate, shopping for sanity dll. Sesuaikan agenda hidup kita sehari-hari dengan hidup si toodler untuk prediksi waktu cranky suwenky. Insha Allah mom dad aybun kita bisa hidup lebih tenang dengan prediksi waktu lelah si kecil, meski uban bertumbuh…

Happy Living with Toodler *arrrgh*

cotton candy ice cream before you scream in your life with toddler

Referensi:

17 Science Activities for 1 Year Old Baby

Musim panas kali ini M sudah menjadi calon toddler. Setiap hari ia menemukan ide segar untuk dieksekusi.  Seperti tutup buka wadah, ambil isinya , tinggalkan bendanya dimanapun tak bisa ditemukan oleh saya. Sejak mulai merangkak hingga saat ini sudah berjalan berikut beberapa aktivitas sains  kami:

  1. What is Under the Sand ?

    Usia 1 tahun anak senang sekali mencari benda. Saya memberikan perlengkapan main pasir. Namun ia memilih sibuk menggunakan tangannya untuk menggali. Tak lupa kaki-kakinya ikut masuk ke dalam. M sangat menikmati ini sehingga kami menguburkan sesuatu dibawah pasir. Ia pun tertarik mencari benda yang kami kubur. Tak lama ia bisa mencari benda lain. Seperti benda berikut yang kami pajang di rumah.
  2. Ice Exploration. IceExplorationSaat ayah M minum air dengan es batu, M tiba-tiba berteriak. Saya pikir awalnya ia tertarik minum. Ternyata ia senang dengan denting es batu di dalam gelas. Saya pun memberikannya es batu untuk dipegang. Lalu ia tertarik mendorong-dorong es batu dan menggerakkannya di atas meja. Bisa juga membekukan potongan buah seperti  blueberry / potongan di dalam es batu lalu kita ajak anak memegang-meneliti-mencicipi luluhnya es dari batu hingga cair.
  3. Water Container Collections. M senang sekali saat diajak mandi dengan membawa sesuatu benda. Hal ini juga mempermudah saya agar ia tidak tertarik mengambil benda lain yang tidak aman baginya. Suatu saat saya membawakan aneka kontainer (box  plastik), seperti kotak bekas es krim, penyiram air, botol minuman. Ia bisa mengucurkan air ke dalam benda-benda tadi. Sambil mencelupkan tangan dan mengamati tangannya di dalam kontainer. Satu hal yang selalu terjadi, sesudah  air ditampungnya lalu ia tuang kembali ke bath tub atau direguk nikmat, hihi.
  4. Wash n Wash.science summer 5 Yup cuci cuci sudah jadi bagian dari hidup  toddler. Suatu hari saya melihat  M mengobok-obok kloset dengan tangannya:D Ini pun jadi ide saya agar ia belajar mencuci benda. Saat ada kesempatan cuci tangan saya biarkan ia mencuci bola, lego bahkan benda baru baginya seperti boneka bayi dari bahan plastik. Bisa juga kegiatan cuci -cuci ini di lakukan di bath tub / baskom. Berikan beberapa baju yang sudah lolos seleksi untuk masuk mesin cuci untuk balita rendam – rendam sekedarnya ala toodler :p
  5. Sunny Shade.Science summer Jalan-jalan yuk di luar rumah. Meski panas terik, M senang mengunjungi gym dan  taman. Nah selama bermain di taman M belajar mengenal panas dan sejuk. Berlindunglah kami di bawah rindang pohon taman. Ceritakan pada bayi kecil mengenai sejuk dan panas. Saya senang melakukan ini sambil piknik atau sekedar membiarkan ia belajar berjalan di rumput . Berikan topi atau kacamata agar ia merasakan bedanya saat berlindung di bawah matahari dengan kedua benda itu.
  6. Sun Protection. Science summer2Usia 1 tahun  ini, M senang memakai aneka pakaian beserta aksesorisnya. M saya berikan petunjuk berkaca sambil mengenakan sesuatu. Ia senang sekali dipakaikan topi / hijab. Sambil dikenalkan fungsi benda tersebut memberi perlindungan di hari panas (kebetulan sinar matahri masuk ke dalam ruangan ia berkaca). Walaupun ia sangat lebih girang cemerlang ketika memakai kotak rotan sebagai topi 😛
  7. Sprits Spray. Kenalkan si bayi dengan alat penyemprot tanaman, yang diisi air tentunya. Bisa juga botol semprot kecil yang biasa dipakai untuk parfum. Jika bayi kesulitan menyemprot, biarkan ia merasakan semprotan air yang muncul.
  8. Ribbon Flare. Pasang beberapa pita di depan rangka kipas angin atau gunakan tongkat bagian ujungnya dililitkan pita. Bayi tertarik menikmati angin dan pita yang mehari tertiup angin. Semakin cerah warna pita dan panjang menjuntai pitanya, semakin menarik gerakan pita untuk disaksikan bayi.
  9. Ballon Flare. Tiup beberapa balon lalu letakkan di depan kipas angin ukuran besar / tegakkan kipas angin dan taruh balon-balon. Balon akan berseliweran di atas/sekeliling kipas angin. Bayi sangat tertarik untuk meraih balon-balon itu. Hati-hati dengan jari bayi yang  senang memegang kipas angin. Saat melakukan kegiatan ini M sibuk memperhatikan balon – balon di langit- langit, di bawah kipas dan aneka balon yang bergerak tertiup angin.
  10. Cycling Cycle. science summer4Kenalkan bayi gerobak dan berikan pengalaman mereka berada di dalam gerobak sambil menikmati angin. Bisa juga membiarkan bayi duduk di kursi sepeda sambil didorong. Hati-hati saat sepeda mulai bergerak, karena tidak semua bayi mampu duduk baik.  M senang sekali sekedar duduk di sepeda atau mendorong skuter ke sana -kemari.
  11. Walk under the Sun. Jangan takut berpanas-panas, selama si bayi selalu menampakkan keceriaan. Coba berikan waktu si bayi sesekali tanpa stroller untuk berjalan dan ekplorasi di bawah matahari pagi/sore yang tidak terlalu terik. Taman atau tempat banyak pohon jadi tempat favorit untuk berjemur. Bisa juga mengkombinasikan kegiatan jalan ini dengan permainan berjalan di bawah pohon kemudian tanpa ada perlindungan pohon. Ceritakan rasa teduh/dingin ketika berjalan di bawah pohon dan rasa panas ketika tidak ada pohon menaungi .
  12. Blow Flow. Ajari si kecil meniupkan aneka benda. Seperti gelembung sabun, pita, rambut hingga menggunakan alat tiup seperti sedotan. Permainan yang disukai M adalah saat ia dikelitiki dengan udara yang saya tiup dari sedotan. Untuk pemula gunakan sedotan ukuran besar (seperti sedotan minuman pearl tea).
  13. Light Guide . Satu saat M meneliti sesuatu di hadapnnya.Saya bengong saja, karena tak ada mainan apapun dihadapan M. Sempat berpikir ia melirik “mahluk” haha. Ternyata M sedang meneliti sinar matahari yang masuk dari kisi jendela. Ia berulang kali menyebut “haa” ( yang saya belum paham artinya) sambil mengarahkan tangannya ke jendela. Ternyata sebagian tangan dan wajahnya tertimpa sinar matahari. Bermain dengan sinar matahari bisa dilakukan   dengan menempatkan bayi di dekat jendela atau pintu. Berceritalah tentang sinar yang menerpa si bayi.
  14. Light Hunter. Science summer 6Waktu yang lain M terpesona dengan refleksi kaca dari mainan yang ia bawa. Mainan itu terpantul karena sinar matahari yang panas. M lagi-lagi bereaksi melihat refleksi kaca yang sangat terang dan bergerak kesana kemari seiiring gerakannya. Eksplorasi lebih jauh permainan ini dengan ajak si bayi menangkap refleksi kaca yang Anda gerakkan.
  15. All Summer Stories. Berikan buku bergambar yang banyak menyebutkan tentang kondisi musim panas, benda apa saja yang digenakan di musim panas hingga kata sifat yang berkenaan dengan musim panas. Jangan lupa berikan benda konkrit dari buku yang bisa dipegang anak.
  16. Water play. Bersenang-senang mandi di bath tub atau sekedar berendam kaki bisa menyenangkan bagi anak, meski tanpa sabun! M menemukan permainan bola bergerak saat waktu mandi. Saat air mengucur jatuh ke bola di atas permukaan air, air kucuran  pun menggerakkan bola tersebut. Saat M berusaha memainkan tombol pada keran, ia menemukan cara mengubah kucuran  air dengan lurus atau tersebar.
  17. Refill and Fill. science summer 7M senang mengambil barang sambil menempatkannya di tempat lain. Nah kemampuan ini bisa dialihkan bereksplorasi bersama ibu di dapur. Ia senang saya biarkan ia mencontoh saya mengambil kentang dari kantong ke dalam lanci. Hal ini menyenangkan bagi ia memungut kentang jatuh lalu dimasukkan ke panci.

 

Happy Science in Summer Time!

Pertama kali masuk ke perpustakaan di San Jose county, saya melihat satu ruangan penuh buku dan computer di meja rendah  dipenuhi dengan anak-anak.  Rupanya hari itu mereka sedang mendengar cerita di ruangan anak. Ada anak bayi hingga pra TK antusias berkumpul duduk mendengarkan cerita yang dipilih hari itu. Koleksi buku anak di perpustakaan pun luar biasa. Picture book koleksi umum. Buku cerita folktale, sejarah Amerika hingga buku dunia sains untuk anak ada disini.

Pinch ke county lain saya menemukan hal yang sama. Nah karena si kecil M senang lihat buku di usia 3 bulan, saya pun mengikutsertakan ia mendengarkan cerita di perpustakaan. Perpustakaan di county Amerika Serikat selalu  memiliki program khusus baca cerita untuk para bayi. Tiap perpustakaan memiliki kebijaksanaan tersendiri, untuk menentukan usia berapa bayi yang bisa ikut dalam  program dengar cerita. Ada perpustakaan  yang memiliki program dengar cerita untuk usia 6-18 bulan, ada juga yang membebaskan usia bayi sehingga terjadi nuansa program baca cerita seperti nuansa pesta ulang tahun (para bayi meet n greet dengan toodler yang  akan cerewet berkomentar  di tengah baca cerita). Begitu pula dengan waktu pelaksanaan baca cerita, ada perpustakaan yang punya waktu siang hari. Ada juga perpustaakan dengan waktu baca cerita di siang hari.

Apa saja yang terjadi  di waktu baca cerita? Para bayi duduk di pangkuan / depan orang tua .  Pendamping / orang tua biasanya duduk di lantai. Jika ruang baca cerita kecil, perpustakaan akan memberikan tempat duduk dan karpet, hingga orang tua / pendamping bisa memilih. Semua peseta duduk menghadap petugas perpustakaan yang akan membaca buku. Di awal baca cerita , petugas perpustakaan akan memulai membaca satu buku. Buku yang dibacakan selalu berukuran besar, dengan minimal kata di setiap gambar. Hal ini untuk menarik para bayi ( meskipun hanya beberapa menit). Saat petugas membacakan buku, ada bayi yang sibuk menjelajah karpet, sibuk mengamati tetangga sebelah juga. Lalu petugas perpustakaan akan memperdengarkan lagu. Biasanya lagu itu memiliki gerakan  untuk bisa diikuti oleh para bayi. Lagi-lagi beberapa bayi akan berputar, atau menirukan gerakan. Semua tergantung si bayi!

Setiap perpustakaan memiliki waktu baca 20-30 menit. Jumlah buku 3-5 (bergantung dengan jumlah halaman di buku). Berulang-ulang aktivitas di program dengar cerita seperti itu saja. Baca buku lalu bernyanyi. Selesai mendengar cerita, bayi diperbolehkan bermain dengan mainan yang dimiliki perpustakaan. Saat itulah waktu terbaik bagi para bayi untuk saling berinteraksi sambil bermain. Pendamping pun bisa memiliki waktu bersosialisasi seperti curcol kadang kala…

Adakah manfaat yang diambil dari 30 menit mendengarkan cerita sambil sang bayi sibuk mondar-mandir? Saya mencoba mengikuti beberapa kali program dengar cerita ini. Setiap kali selesai kegiatan, M (10 bulan) selalu bisa menirukan paling tidak satu gerakan dari lagu. Seperti seusai mendengarkan lagu “Twinkle Little Star”, M bisa menggerakkan jari seperti yang dicontohkan petugas perpustakaan saat memperagakan kata “star”. Begitu juga saat saya mengulang satu kata dengan gerakan dari lirik lagu, ia bisa menirukan gerakannya  (sesuai gaya dia tentunya). M juga senang mencoba mainan baru yang tidak dimiliki di rumah. Lalu M senang mengamati orang baru, berinteraksi dengan gerakan juga suara yang ia lontarkan kepada  para rekan sesama bayi. Selain itu M akan belajar membaca juga saat si petugas perpustakaan membacakan buku cerita. Belajar baca gambar tentunya. Bayi tertarik dengan gambar. Konsep membaca bagi bayi adalah mengenal gambar dan kenal kosakata dari gambar tersebut saat kita menirukan makna gambar tersebut. Belajar baca gambar seperti ini mirip dengan kondisi saat kita mencoba belajar bahasa asing. Gambar rumah pada bahasa Perancis adalah makna rumah yang sama dalam bahasa yang kita pahami.

Bagaimana manfaatnya untuk orang tua / pendamping bayi?  Sangat berguna untuk   aktivitas keterikatan bersama bayi, menambah porsi kopi (jika Anda baru meeting  tadi malam  lalu harus ke library besoknya), menambah koleksi lagu anak untuk anda nyanyikan, menambah teman baru sesama ortu / pendamping yang baru terjun di dunia perbayian-ajang curhat ibu-ibu/bapak-bapak, ajang mengobservasi bayi sendiri sejauh mana ia sudah menambah kepintarannya. Termasuk juga tempat berefleksi untuk orang tua bahwa setiap bayi berbeda waktu kepintarannya ( misal bayi X sudah bisa berputar ke ruangan, bayi anda baru merangkak). Bisa jadi bapak-bapak bosan di aktivitas dengar cerita ini. Tapi  paling tidak sang bapak jadi tahu lagu  baru apa yang bisa dinyanyikan nanti di rumah. Kita dapat oleh-oleh dari petugas perpustakaan yang selalu memberikan kertas lagu untuk dibawa pulang.

Happy Listening and Happy Reading!

Makanan pendamping ASI yang saya berikan pada M mengikuti Baby Led Weaning .Metode ini  membiarkan bayi diberikan makan pendamping dengan bentuk tidak dihancurkan berupa bubur – kadang dalam bentuk utuh. Makanan yang diberikan pada tahap awal seperti sayur dan buah, ada beberapa makanan yang perlu direbus ada yang tidak. BLW memberikan  manfaat bagi M:

  • belajar mengenal tekstur makanan
  • kenal teknik memotong makanan meski belum muncul gigi
  • merasakan tekstur tidak hanya dengan lidah tapi juga jari jemari- makanan disuap

Ternyata BLW memberikan keuntungan saat traveling, M bisa melahap buah-buahan atau sayur selama diberikan dalam bentuk potongan tanpa perlu dihancurkan, jadi tak perlu repot menghancurkan atau puree makanan. Makanan buah dan sayur yang diberikan bisa dalam bentuk utuh atau variasi seperti masakan orang dewasa- selama tidak ada gula dan garam  di dalam masakan.

Menu BLW Travel kegemaran M di antaranya : sayur buah rebus, salad buah dengan cocolan yoghurt, sup ( ayam – Miso- soto  ), bakso , pita bread, nasi putih , pizza , telur dadar, sandwich, roti, aneka pasta (tanpa saus botol).

 

Meski bebas menunya apa saja, semua masakan di atas, saya punya ketentuan: anak tidak dipaksa makan- MPASI adalah makanan pendamping bukan makanan utama, pemberian sayur buah yang sama -ganti setiap 3 hari untuk menelusuri alergi, potongan kecil, untuk sayur dan buah yang dimasak  harus dimasak sempurna tanpa garam-madu (saat ia belum berusia  1 tahun), bumbu biasanya saya beri butter atau lada dan rempah, bahan makanan harus fresh – halal tentunya juga tanpa bahan yang dipak dalam bentuk botol / kaleng . Jadi Mama harus banyak tanya pada si pembuat makanan/pelayan restoran.

Mau coba BLW? Praktis sekali saat traveling sih tapi  MPASI dengan  BLW tetap ada aturannya. Wajib baca cooking booknya yang ada di link BLW di atas agar tahu standar keamanannya; ikut grup BLW; riset seputar BLW. Hati-hati dengan high chair  dan area makan si bayi akan penuh dengan juice dan potongan makanan😃 Termasuk saat traveling dengan si kecil. Seperti saat saya travel ke perkebunan cherry, M tidak sabar menikmati ceri langsung dari pohon. Ceritanya di Very Cherry Day

Happy Meal Time!