Akhir-akhir ini sering menemukan rambut putih di kasur. Saya pun menukas cepat, “ini kucing siapa main ke teras ya? Bulunya sampai ke sini…”. Tapi tak berapa lama hari berselang, saat bercermin menemukan lagi rambut putih terurai di kepala. Eh bukan bulu kucing ya..

Ya Tuhan… Apa yang terjadi pada diriku yang dulu imut nan lucu. Bahkan dulu para lelaki muda itu melirikku di bis dan berbisik. Eh ternyata mereka membicarakan gadis muda di sebelahku deng. Intinya telah terjadi perubahan besar pada diriku. Aku yang orang tua ini jadi beneran menua… Tandanya begitu jelas…

  • Sulit marathon dari toko ke toko di shopping mall. Midnight Sale? Black friday? Siap-siap kerokan besoknya (apalagi pas winter hikss)
  • Mudah lupa nama orang baru, merek baru, akibat selalu terdistraksi oleh jeritan toddler. Mencari kacamata yang ada di atas kepala? Sudah pernah terjadi juga ūüėÄ
  • Sulit berkonsentrasi membaca buku bahasa asing tingkat Advance, karena terbiasa membacakan buku 5 – 10 halaman bertema kebinatangan
  • Lebih cerewet dari sewaktu single dan normal. M menemani saya mengepel lantai. Ia duduk di bangku agar tidak terpeleset karena hobi ngintil. Namun bibirnya komat-kamit: “Mommy watch out my slippers, watch out dad’s slipper, watch out my bicycle ..” Saya pun berkomentar “OK OK OK.” sembari menyesali perkataan saya padanya di suatu hari ¬†dengan kalimat yang sama: M watch out this, watch out that…
  • Tertidur menonton film action misteri, terbahak menonton film animasi. Dulu ketika masa single tak pernah suka film animasi. Bahkan sekelas sponge bob! Etapi semarang suka film yang tema ringan aja gituh, daripada ribeeeet mikirin film detektif atau ¬†tragedi berdarah.
  • Raut wajah lebih keibuan meski terpoles krim dan bedak mahal atau murah. Sebenarnyaaa make up artist itu harus jadi investasi kalau sudah beranak. Iya, penting banget keberadaan profesi ini. Sayangnya mereka profesi termahal di jagat raya. Ya sudah nikmati aja bedakan seadanya sambil belajar tutorial Youtube menyembunyikan kantung mata.
  • Selera yang berubah…Snack keju bentuk ikan mas terasa enak dibanding kacang almond. Green tea nan elegan.. ah sudahlah simpan saja di kotak. Lebih ringkas minum jus apel atau susu dengan botol bergambar dinosaurus. Remah roti dan nasi? snack pelipur lara saat balita lari dari kenyataan untuk makan.
  • Bijaksana luar warbiasaaaa. Apa sebabnya? Setiap hari masalah datang bertubi. Kasus penyamarataan piring warna hijau dan biru , kasus definisi kulkas itu hanya mesin pendingin yang tak selalu ada es krim didalamnya, kasus tangis pecah saat motivasi menutup lemari berkurang drastis, yakan semua kasus itu harus dipecahkan dengan kepala dingin kan? ¬†Jika tidak cute toddler ¬†akan makin menjerit bak superstar. Belum lagi jika kasus aneh itu semua terintervensi dengan datangnya polisi Mertua:D
  • Sakit bukanlah alasan untuk minta libur ¬†jadi orang tua. Mana boleh ijin kepala pusing saat parenting? Apalagi ijin jenguk mall… Nikmati sakitnya, kerjakan tugasnya. Duh jadi inget guru killer jaman sekolah, masih lebih baik dari toddler ūüėõ Iya kan, masih boleh pulang kalau sakit…
  • Mudah terkena Paniki Sindrom di setiap episode kehidupan. Ah tahu-tahu si bayi sudah tumbuh gigi, panas demam. Ah tahu-tahu si bayi sudah harus bersekolah, pusing cari sekolah. Ah tahu-tahu si bayi sudah kenal geng gong, panik lagi. Aspirin perlu banget kalau sudah terserang Paniki Sindrom iki. Tapi tidur siang atau shopping lebih efektif sih.

Jadi dik adik yang masih lajang dan menjomblo, bertahanlah. Single life  is soo soo precious, meski secara derajat martabat marriage life lebih baik (menurut agama). Hmm yah karena  memang kehidupan kami lebih banyak tantangan sih *angkatkerahdanbukunikah*

Be the best parents as you can be… slogan sebuah webinar parenting. Itu sebenarnya berarti be strong brave parents : get your hacks – tricks- ready 24 hrs.

Happy Parenting!

Lanny

Iklan

Jadi ibu baru sangatlah berbahagia jiwa kalau anak udah bisa makan ya. Saat anak 6 bulan semua dilahap-hap. Bahkan meja makan aja dijilati (eh ini mah karena teething deng).Saya memulai makanan pendamping ASI untuk M di usia  6 bulan dengan metode BLW. Baby Lead Weaning sendiri seru banget. Anak tidak perlu disuapi, namun belajar menyuap sendiri. Anak  mengekplorasi sendiri menu makan  aneka sayur daging, buah.

Lalu tiba masa galau ibu saat harus mengalami kesusahan pilih menu makan untuk menambah berat. M baru saja diluluskan oleh nutrisionist (ahli gizi) setelah beberapa bulan dipantau berat badannya. Kami harus bolak-balik mereview menu makan M untuk menambah berat badannya. Sebenarnya M bukan di titik malnutrisi alias kurang gizi. Hanya dokter khawatir waktu kemarin dulu beratnya turun dari target perkembangan.  Nah disini, dokter anak selalu rewel. Ada sesuatu yang beda dari perkembangan anak kita dari pakem pertumbuhan anak, mereka sigap mereferensi orang tua ke ahli. Lalu sang dokter menyarankan sebotol susu suplemen. Saya menolak suplemen tersebut karena ada bahan dalam suplemen yang belum jelas dari nabati atau hewani. Terasa sekali beban jadi ibu kudu telaten meneliti  menu keluarga huks..

Poster Kesehatan Balita.png

Akhirnya kami mengunjungi ahli gizi. Kami bersama-sama  mengutak-atik menu makan M. Berikut daftar  makanan yang diperlukan oleh anak hingga usia 5 tahun. Lalu saat makan di luar, ada acara Рacara pertemuan, apa yang perlu dikonsumsi anak balita? Hmm ini tricky banget. Kadang restaurant yang kita kunjungi tidak memiliki menu yang disukai anak atau menu anak tersedia namun tidak cukup bergizi. Sebagian makanan menu restoran yang masih diiyakan oleh ahli gizi:

  1. Hummus.  Si cocolan ini bagus untuk disanding bersama roti naan atau ayam. Kalau si kecil suka tomat, bisa juga di cocol bersama hummus yang tersedia di restoran Timur tengah. Kebetulan di wilayah kami tinggal makanan Timur Tengah jauh lebih banyak di bandingkan restoran makanan Indonesia (ini curahan hati)
  2. Ranch Dressing. Cocolan salad yang ini super creamy dan banyak mengandung lemak yang dibutuhkan oleh si kecil. Mix dengan sayuran atau daging juga enak. Kalau M biasanya mencampur ini dengan nasi !
  3. Kentang  goreng . Menu gorengan yang ini kadang sangat asin. Perhatikan baik-baik kadar garamnya oke.
  4. Ayam / Daging sapi panggang. Di sini agak sulit mencari ayam goreng tepung yang halal ya. Jadi mentok di ayam panggang (chicken rotiserrie).
  5. Sandwich. Bagian dari sandwich yang disuka anak biasanya roti dan mayonnaise. Jika si kecil doyan salad, mangga ditambahkan.
  6. Croissant. Siapa sih yang menolak pastry dengan limpahan butter? Ini enak banget juga menu cepat saji bagi anak. Bahkan pastri ini lebih baik dibandingkan donut bergula itu bun.
  7. Pizza. Meski pizza bukan daftar makanan bergizi, pizza sayuran dan keju bisa jadi menu lumayan bergizi ūüôā
  8. Sayur rebus. menu ini biasa muncul bersama ayam panggang atau daging terutama sekali jagung rebus. Cocok untuk anak yang  lagi tumbuh gigi juga bisa belajar makan jagung yang masih berbonggol utuh.
  9. Ramen. Saat makan di restoran jepang bisa minta menu ini ya. Anak-anak suka deh kuah penuh kaldu sapinya. Di restoran Thai biasanya juga ada menu sup ayam yang disajikan bersama mie.
  10. Pad Thai.  Dalam Pad Thai gurih manis sambal kacang ala Thai berpadu dengan noodle yang jadi inceran utama M.
  11. Curry/kari. Jika anak lumayan familiar dengan masakan pedas berempah, mangga di cobian curry super lemak.
  12. Burger .
  13. Sayur mayur rebus.
  14. Milk Shake
  15. Susu
  16. Lentil Soup
  17. Miso Soup
  18. Ayam-telur-nasi-mie goreng
  19. Pho 
  20. Tumis sayur daging
  21. Sushi salmon (matang)
  22. Seaweed salad
  23. Lumpia 
  24. Pancake
  25. Crepe
  26. Salad Buah
  27. Hashbrown
  28. Quiche
  29. Muffin
  30. Fettucini
  31. Bakso / falafel 
  32. Bibimbap

Banyak jalan menuju gemuk ya bun, untuk balita lho. Poin yang paling ditekankan oleh sang nutrisionist adalah penyajian masakan berbahan gandum, lauk pauk berlemak dan berbahan nabati-hewani, seimbang sayur dan protein hingga kalsium. Selain itu kurangi makanan yang melewati proses pengolahan ( sosis dan nugget ), makanan mengandung garam/gula berlebih (cup cake, permen dan kue). Saran lain dari sang ahli adalah tidak menggunakan susu sebagai pengganti makanan. Ada kalanya, anak sulit makan, cara yang terbaik menyodorkan pilihan-pilihan bergizi dan bervariasi selain mengedukasi lewat cerita dan buku.

  Baca juga  Baby Toilet Trip

Pengalaman bersama M, anak senang makan jika kita makan bersamanya. Acara makan bersama ini mengajarkan banyak hal. Ketetapan waktu makan, etika makan sambil duduk di kursi, mengenal kebersamaan bersama keluarga, berbincang akrab (meski hanya seputar figur fiksi kesukaan M atau cuma bincang ringan dia sudah menemukan sendal yang hilang ), kebiasaaan makan minum dengan dimulai doa dan adab makan dengan tangan kanan, makan sambil duduk , makan tanpa distraksi benda (mainan/ ¬†alat elektronik/ gadget). Romantis bukan? Kalau dulu usai lahiran belajar perlekatan ngASI, kini jadi ibu dengan toodler belajar makan romantis.¬† Dari acara makan bersama kita bisa mendekatkan diri pada anak. Tujuannya agar¬† anak terpenuhi kebutuhan raga dan rohani. Yuk makan – makan di luar, di teras rumah ūüėÄ

Lanny

 

Referensi:

WebMD-Feeding Toodler

Untaian bunga indah itu begitu menawan. Seolah diambil dari dataran tertinggi karena pancaran bunganya begitu indah. Hari itu seorang wanita tengah dipersunting oleh pria kekasihnya. Banyak mata menyaksikan janji suci sang lelaki kepada orang tua sang wanita. Takdir pun menyiratkan dalam beberapa menit, mereka sepasang suami istri kini. Pesta meriah berjejal sanak saudara yang datang mengucapkan doa, hiburan yang meriah. Hari akan berlanjut bagi kedua mempelai. Sisanya janji pernikahan harus dibuktikan, sebisa mungkin seumur hidup sekali. Dalam susah dan senang, ada sekali -ganjaran yang menggerus keimanan, menghabiskan jiwa raga manusia yang mengalami badai ujian. Ujian sebutan bagi orang yang beriman. Kesulitan sebutan bagi bahasa orang awam. Musibah sebutan bagi media gosip.

Kapan datang ujian  pernikahan? Bayangkan jika sepasang kekasih yang baru menikah, namun kemudian takdir berkata lain, sang lelaki adalah suami sah wanita lain.  Ujian itu kadang berlapis. Saya tahu ada pasangan dengan  faktor ekonomi mereka selalu diatas rata-rata khlayak orang Indonesia. Lalu mereka menjalani ujian dengan datangnya kehadiran sang buah hati , kemudian buah hati itu didiagnosa dengan hadirnya keterlambatan perkembangan. Bukan sekedar tak bisa bicara, namun juga cacat fisik.

Ada yang awal pernikahan semua indah. Hingga satu ketika sang ayah / ibu menunjukkan sifat aselinya. Mereka yang disebut mertua tak selalu mendukung keputusan pasangan suami istri. Disitulah muncul karakter aseli sang suami/istrinya. Dramanya berlanjut hingga akhir hayat. Biasanya anak akan memilih kedekatakan pada salah stau pihak saja. Keluarga ayah atau keluarga ibu. Ini juga nyata. Ujian seumur hidup.

Terbanyak dalam sejarah, pernikahan dijalani dengan ketidakseimbangan karakter. Suami tidak sesolih atau sebaik yang diimpikan. Atau sebaliknya istri bukan menjadi karakter idaman. Begitulah pernikahan. Sebuah proses yang menunjukkan keaselian karakter seseorang. Tak peduli betapa baik karakter itu tersembunyi, pernikahan selalu membuka wujud seseorang.

Sejarah juga mencatat, pernikahan yang salah sejak awal terbentuk. Misalkan sepasang kekasih harus menikah karena diawali dengan kehamilan sang wanita. Untuk kasus ini, banyak dibuktikan dalam waktu bertahun-tahun berikutnya. Seberapa kuat cinta  dalam hubungan mereka. Kadang Tuhan menakdirkan hal yang selalu sama untuk hal ini. Perceraian jadi jalan keluarnya.

Begitulah, untuk kalian yang sedang jatuh cinta. Pastikan cinta itu bisa dibentuk jadi baik agar abadi. Meski nanti ujian-ujian dalam pernikahan melanda. Pastikan kalian tahu saat emosi dan pengaruh negatif lain datang, disitulah karakter seseorang kita nilai. Pantaskah orang ini kita cintai , kita berjuang dan berkorban bersamanya, dalam sebentuk janji pernikahan.

Sebelum menikah, saya tidak tahu jatuh cinta bisa berulang kali. Sebelum  menikah saya tidak tahu semakin lama seseorang menikah kepercayaan selalu jadi ujian. Sebelum menikah saya tidak tahu berkah pernikah begitu dahsyat karena doa suami kepada istri dan sebaliknya bisa mengubah keadaan. Meski keadaan itu sangat buruk.

Ada yang menikah lalu tak memiliki buah hati. Allah memberikan mereka bulan madu selamanya. Ada yang menikah lalu buah hatinya spesial needs / berkebutuhan khusus, mereka pun makin peduli pada keluarga spesial needs lain. Ada yang menikah lalu diruntuhkan oleh berita bohong kemudian kembali bersama lagi.

Itulah berkah. Sifatnya tersembunyi, penuh misteri, harus dicapai dengan kekuatan iman dan doa agar hikmah memunculkan buktinya. Dalam pernikahan muslim sebuah ucapan pernikahdn dimulai dengan doa:

SAKINAH

Semoga sakinah. Doa agar pernikahan selalu terinpirasi oleh ketakwaan pada Tuhan.

Semoga mawaddah. Doa agar pernikahan dipenuhi cinta. Selalu kembali mencinta dan menyebarkan cinta.

Semoga rahmah. Doa agar pernikahan  diberikancinta yang memberikan kasih sayang dengan kasih sayang berdasarkan Iman, terhindar dari dosa.

Semoga pernikahan kita semua , Raisa-Hamish, Bella dan keluarga Emran,  agar kita pandai meniru seperti Khadijah РMuhammad SAW ya:)))

 

Referensi Rahmah not Just Mercy

 

Sayup-sayup terdengar M menyenandungkan lagu ABC. Karena beberapa waktu lalu ia melihat sebuah video lagu huruf – huruf itu berjoget. Saya senang ia jadi kenal dengan alfabet. Tanpa harus dipaksa, ia tahu huruf-huruf itu. Namun jadi terpikirkan ,apakah M perlu tahu alfabet? Sekedar nyanyian saja atau perlu baca juga? Baca kata atau apa bagaimana ya?

Teringat masa spesial. Beberapa tahun lalu saya menjadi guru anak kebutuhan khusus. Dunia pendidikan yang berbeda suasana juga metode yang diterapkan- 180 derajat dari tempat sebelumnya Biasanya saat mengajarkan TK umum, saya akan mengajarkan anak sesuai tema bulan itu, sesuai panduan mengajar / lesson plan. Akan tetapi, untuk mengajarkan anak kebutuhan khusus, kami diminta mengganti sudut pandang. Anak berkebutuhan khusus tidak bisa mengikuti kurikulum sekolah umum (yang super kompleks deh ya kurikulum milenial sekolah Indonesia- Lol ). Gurulah yang membuatkan lesson plan personal sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka. Dari mereka, tersingkap banyak inspirasi cara belajar baca yang  berbeda. Mereka tak siap untuk menulis. Kebanyakan mereka memiliki masalah motorik halus (fine motor skill) dan motorik kasar (gross motor skill). Motorik halus adalah kemampuan otot kecil,   di bagian tangan. Contoh kegiatan  yang menggunakan otot ini seperti menggenggam dan memegang benda. Karena kondisi khusus anak, guru memberikan target pelajaran  secara berbeda. Untuk kemampuan  berbahasa, berkomunikasi diutamakan meski dengan kartu atau isyarat , lalu  baca gambar dahulu dibandingkan baca kata. Termasuk penguasaan mengenal objek nyata / tindakan dari kata yang dipelajari. Metode berbeda dengan guru mengajar baca pada umumnyakan? Tapi itu membuat mereka lebih paham sebuah makna kata.

Baca lebih lanjut

Russian Ridge Open Space tempat hiking pertama saya setelah menginjakkan kaki di ranah rantau California. Letaknya sekitar 2 jam dari San Jose County (county = sejenis kota kabupaten ) . Oh ya Open Space adalah wilayah terbuka tanpa bangunan yang dibangun di atasnya, semua orang bisa memasuki wilayah ini . Salah satu Open Space terbesar di wilayah San Francisco Bay Area adalah di antara pegunungan Santa Cruz. Russian Ridge ini awalnya tanah yang dimiliki oleh imigran Rusia , Mr Paskey. Tahun 1920-1950, Paskey membangun peternakan di wilayah ini.

Spot terkenal di wilayah Russian Ridge, yaitu Borrel Hill (puncak tertinggi di sini). Nama Borrel merupakan pemilik tanah di wilayah perbukitan ini yang merupakan seorang perbankan Swiss sekaligus pemilik perusahaan Spring Valley Water (1850-1920).

Saat saya berkunjung, masih penghujung musim panas. Jadi pemandangannya kebanyakan beberapa rerumputan gersang. Cuaca juga begitu terik. Namun seterik-teriknya panas pegunungan California, Anda memerlukan jaket. Padahal waktu berkunjung terbaik adalah musim gugur. Saya datang juga sebagai  ” turis ” yah, biar bukan waktu yang terbaik ke Russian Ridge , tujuan utama tetap bisa menikmati keindahan pegunungan di wilayah ini.

Untuk hiking keluarga, tempat ini sangat tepat. Bersepeda juga bisa jadi alternatif selain hiking. Namun sebaiknya pengunjung membawa cukup air minum dan snack, karena tempat parkir cukup jauh untuk memasuki dataran tinggi Russian Ridge.

 

blog-1sept2014-landscape-e-watermarkblog-1sept2014-meamore-dblog-1sept2014-russian-ridge-flowerblog-1sept2014-russian-ridge-landscape-hblog1sept2014-russian-ridge-meamore5

Referensi:

Open Space

1.”When, will you tie the knot? “

*BRBnyarisimpul*

Pasti itu pertanyaan di atas muncul deh setiap Lebaran bagi kita-kita  yang belum menyebar undangan pernikahan. Tiap mau salaman ambil angpao, lah muncul pertanyaan ini. Tiap mau makan opor, kok yang bikin opor ngobrol ini. Duh, Allah, andai saya bisa jawab sakit hati saya bertahun-tahun karena ditinggal X menikah (hanya perandaian masalah pribadi orang yang kita basa-basiin).

Tahun berlanjut, Alhamdulillah setengah din sudah digenapkan. Akhirnya…!!Eh jangan senang dulu… Ada pertanyaan lanjutannya sesudah menikah ciiin ;))

2.”Sudah punya anak belum? Sudah isi belum?”

Senangnya jika kalimat itu bisa dijawab dengan doa, “Insha Allah, mudah mudahan segera. Mohon doa ya . ” Tapi kesabaran untuk menjawab dengan nada yang baik, juga kadang sulit. Ingin teriak, ingin balik nanya dengan kondisi yang si penanya gak punya, ah godaan setan lah untuk menghardik. Atau sekedar menjawab “next question?” :p

Pertanyaan itu timbul karena mereka tidak kenal baik kondisi kita, ingin berbasa-basi, mungkin bisa jadi punya sifat kepo level akut. Bagaimana pun juga sebagai teman, kerabat, sebaiknya tidak menyodorkan pertanyaan ini pada pertemuan pertama. Biarkan berita soal anak-anak ini datang dari mereka teman-kerabat kita. Banyak sekali teman yang mengalami shock jadi benci karena pertanyaan ini. Pertanyaan yang mereka sendiri tidak bisa jawab, kapan buah hati bisa mereka miliki. Mereka mungkin sudah berusaha, namun belum juga ada hasil. Karena ketidak berdayaan mengatur soal rejeki anak ini, sebaiknya kita memilih topik basa basi lain.

Tahu betul rasanya, tidak tahu bagaimana jawab pertanyaan, yang jawabannya ada di tangan Tuhan. Namun kewajiban menjawab pertanyaan tentang takdir itu, akhirnya bisa gugurkan. Karena pertanyaan itu akan dijawab dengan perintah kepada penanya, untuk mendoakan dan bilang aamiin.

Anak itu titipan. Anak pun kebahagiaan. Ketika belum ada yang menitipkan kebahagiaan itu, apakah kita akan terus merongrong pertanyaan kepada pihak yang belum dititipkan? Seolah kita bisa memiliki solusi jitu dan benar atas masalah ini. So…. perhatikan, akankah pertanyaan kita soal anak kepada para pasangan baru menikah – sudah lama menikah, bisa menjatuhkan mereka, mungkin malas berkomunikasi lagi dengan kita. Think more, twice or more, before you ask it buddy.

3.”kamu kok (…kurusan / gemukan / jerawatan… ) kapan hamil anak ke 2 , etc..?”

Saya jarang  menemukan pertanyaan ini selama mukim di US, kecuali ketemu orang Indonesia pasti pertanyaan ini muncul:D Kata teman saya sih karena kultur basa-basinya orang Indonesia itu rada ganas. Why? Pertanyaannya selalu KEPO sama urusan pribadi orang lain. Wallahu alam bisshawab ya.. Tapi ya menurut saya kembali ke pribadi masing-masing. Kalau emang KEMAL banget mendingan stalking sosmednya aja buk:p Bagi saya pertanyaan seperti ini dibikin pertanyaa retorika aja, jawab dengan senyum.

Masalah kurus gemuk jerawatan kinclongan, itu kan cuma kita yang tau. Sebelum bertanya begitu sebaiknya sih lihat kondisi sendiri. Senangkah kita ditanya hanya karena dari segi fisik? Padahal kita mungkin sedang berusaha keras menjaga kesehatan. Menjadi lebih kurang pada sisi fisiknya mungkin orang itu punya masalah pribadi, hingga terjadi perubahan signifikan. Jika kita bertanya seputar fisik yang ia sendiri tidak ingin hal itu terjadi, rasanya bukan basa-basi yang tepat.

Bayangkan pula jika tengah pembicaraan ditanya soal hamil, padahal mungkin teman kita yang kita basa-basiin (kepoin) ini luar biasa berusaha hamil, namun masalah bertubi-tubi datang. Apa gak bikin teman kita malah semakin kepikiran. Padahal kan mo hamil ga hamil atau hamil berkali-kali itu selalu ada rencana Tuhan.

Pertanyaan retoris ialah pertanyaan seputar masalah pribadi yang kita tak ingin bagi dan dikaji orang lagi.. Sip?

4.”Anak kamu kok ….?”

Teman-teman saya sebelll pisan kalau urusan anak dibawa-bawa. Padahal ia jumpalitan mengurusi anak , lah ini orang-orang komentarin BB si anak. Mereka nggak tahu betapa BB anak itu sesuatu yang tidak mudah dilakukan. Kaya kita aja suruh menjaga diet non lemak terus BB kita up and down (atau up ga pernah down!) Sakit hati? Iya lho, teman-teman saya kesel kalau anak yang dijaga 24 jam/7hari itu dikritisi. Sementara yang mengkritisi bukan dokter atau nutrisionis.. Malahan mungkin hanya kepoinist.

Moral behind the KEPO soal anak dan Rumah Tangga… Plisss atuhlah stop komentarin urusan domestik tersebut. Pendam dan buang jauh ingin berkomentar. Kita tak tahu usaha apa yang sudah dilakukan sang orang tua untuk membesarkan anak mereka. Satu hal yang pasti, ketika saya jadi orang tua, selalu banyak episode sedu sedan. Meski di IG muncul foto anak yang happy.

5.” Jilbab kamu kok …… ?”

Really annoying! Masalah spiritual dikaitkan dengan masalah pakaian. Kalau mau mulai berdakwah, jangan dimulai dengan kritisi. Proses hijrah orang berbeda-beda. Respect to that point please. Hal ini bahkan akan menjauhkan kita dari target da’wah, why? Kamu tidak beri solusi pada dia. Kamu berikan nilai negatif dirinya dengan argumen da’wah mu…Bagaimana ia akan mendengarmu menilai kamu  yang tepat untuk dijadikan diskusi?

Suatu hari saya menghadiri majlis ilmu di wilayah San Francisco Bay Area Amerika Serikat. Semua teilhat normal isi materi ceramah tentang islam – dengan light topic sekedar etika, sejarah Islam dsbnya. Namun peserta yang hadir: tatoan, muslimah yang tak berhijab sehari-hari , orang yang tertarik dengan islam,  ada juga bule alis pirang berhijab dan sebagainya. Tentunya mereka  menyesuaikan diri ketika masuk ke ruang sholat. Namun saat di ruang studio (mereka punya studio untuk live broadcast), mereka kembali jadi diri mereka.  Kebanyakan mereka adalah convert alias mualaf. Mereka hadir dari keluarga yang berbeda-beda. Pastinya bukan keluarga yang menganut Islam. Maka mereka memerlukan tempat yang mengerti proses hijrah di keluarga non muslim. Kita sebagai saudara seiman wajib merangkul mereka tanpa menghakimi penampilan mereka.

Simak video Kalina Silverman yang tidak memulai  basa-basi alias small talk dalam pembicaraan:

How to Skip the Small Talk and Connect With Anyone | Kalina Silverman

Quotes

So silent is gold. Better than “mean” small talk. Ada pertanyaan basa-basi lain yang dirasakan olehmu mengganggu ?  Reply reply reply…Tinggalkan balasan…:P

Happy Connecting Channeling !

Pertama kali masuk ke perpustakaan di San Jose county, saya melihat satu ruangan penuh buku dan computer di meja rendah  dipenuhi dengan anak-anak.  Rupanya hari itu mereka sedang mendengar cerita di ruangan anak. Ada anak bayi hingga pra TK antusias berkumpul duduk mendengarkan cerita yang dipilih hari itu. Koleksi buku anak di perpustakaan pun luar biasa. Picture book koleksi umum. Buku cerita folktale, sejarah Amerika hingga buku dunia sains untuk anak ada disini.

Pinch ke county lain saya menemukan hal yang sama. Nah karena si kecil M senang lihat buku di usia 3 bulan, saya pun mengikutsertakan ia mendengarkan cerita di perpustakaan. Perpustakaan di county Amerika Serikat selalu  memiliki program khusus baca cerita untuk para bayi. Tiap perpustakaan memiliki kebijaksanaan tersendiri, untuk menentukan usia berapa bayi yang bisa ikut dalam  program dengar cerita. Ada perpustakaan  yang memiliki program dengar cerita untuk usia 6-18 bulan, ada juga yang membebaskan usia bayi sehingga terjadi nuansa program baca cerita seperti nuansa pesta ulang tahun (para bayi meet n greet dengan toodler yang  akan cerewet berkomentar  di tengah baca cerita). Begitu pula dengan waktu pelaksanaan baca cerita, ada perpustakaan yang punya waktu siang hari. Ada juga perpustaakan dengan waktu baca cerita di siang hari.

Apa saja yang terjadi  di waktu baca cerita? Para bayi duduk di pangkuan / depan orang tua .  Pendamping / orang tua biasanya duduk di lantai. Jika ruang baca cerita kecil, perpustakaan akan memberikan tempat duduk dan karpet, hingga orang tua / pendamping bisa memilih. Semua peseta duduk menghadap petugas perpustakaan yang akan membaca buku. Di awal baca cerita , petugas perpustakaan akan memulai membaca satu buku. Buku yang dibacakan selalu berukuran besar, dengan minimal kata di setiap gambar. Hal ini untuk menarik para bayi ( meskipun hanya beberapa menit). Saat petugas membacakan buku, ada bayi yang sibuk menjelajah karpet, sibuk mengamati tetangga sebelah juga. Lalu petugas perpustakaan akan memperdengarkan lagu. Biasanya lagu itu memiliki gerakan  untuk bisa diikuti oleh para bayi. Lagi-lagi beberapa bayi akan berputar, atau menirukan gerakan. Semua tergantung si bayi!

Setiap perpustakaan memiliki waktu baca 20-30 menit. Jumlah buku 3-5 (bergantung dengan jumlah halaman di buku). Berulang-ulang aktivitas di program dengar cerita seperti itu saja. Baca buku lalu bernyanyi. Selesai mendengar cerita, bayi diperbolehkan bermain dengan mainan yang dimiliki perpustakaan. Saat itulah waktu terbaik bagi para bayi untuk saling berinteraksi sambil bermain. Pendamping pun bisa memiliki waktu bersosialisasi seperti curcol kadang kala…

Adakah manfaat yang diambil dari 30 menit mendengarkan cerita sambil¬†sang bayi sibuk mondar-mandir? Saya mencoba mengikuti beberapa kali program dengar cerita ini. Setiap kali selesai kegiatan, M (10 bulan) selalu bisa menirukan paling tidak satu gerakan dari lagu. Seperti seusai mendengarkan¬†lagu “Twinkle Little Star”, M bisa menggerakkan jari seperti yang dicontohkan petugas perpustakaan saat memperagakan kata “star”.¬†Begitu juga saat saya mengulang satu kata dengan gerakan dari lirik lagu, ia bisa menirukan gerakannya ¬†(sesuai gaya dia tentunya). M juga senang mencoba mainan baru yang tidak dimiliki di rumah. Lalu M senang mengamati orang baru, berinteraksi dengan gerakan juga suara yang ia lontarkan kepada ¬†para rekan sesama bayi. Selain itu M¬†akan belajar membaca juga saat si petugas perpustakaan membacakan buku cerita. Belajar baca gambar tentunya. Bayi tertarik¬†dengan gambar. Konsep membaca bagi bayi adalah mengenal gambar dan kenal¬†kosakata dari gambar tersebut saat kita menirukan makna gambar tersebut. Belajar baca gambar¬†seperti ini mirip dengan kondisi saat kita mencoba belajar bahasa asing. Gambar rumah pada bahasa Perancis adalah makna rumah yang sama dalam bahasa yang kita¬†pahami.

Bagaimana manfaatnya untuk orang tua / pendamping bayi?  Sangat berguna untuk   aktivitas keterikatan bersama bayi, menambah porsi kopi (jika Anda baru meeting  tadi malam  lalu harus ke library besoknya), menambah koleksi lagu anak untuk anda nyanyikan, menambah teman baru sesama ortu / pendamping yang baru terjun di dunia perbayian-ajang curhat ibu-ibu/bapak-bapak, ajang mengobservasi bayi sendiri sejauh mana ia sudah menambah kepintarannya. Termasuk juga tempat berefleksi untuk orang tua bahwa setiap bayi berbeda waktu kepintarannya ( misal bayi X sudah bisa berputar ke ruangan, bayi anda baru merangkak). Bisa jadi bapak-bapak bosan di aktivitas dengar cerita ini. Tapi  paling tidak sang bapak jadi tahu lagu  baru apa yang bisa dinyanyikan nanti di rumah. Kita dapat oleh-oleh dari petugas perpustakaan yang selalu memberikan kertas lagu untuk dibawa pulang.

Happy Listening and Happy Reading!

Rituals You Need To Encourage Before Consume FNBLong long ago, kebiasaan makan dan minum yang diajarkan oleh orang tua saya hanya duduk dan baca doa. Lalu kini saya duduk bersama suami , tinggal di negara berpenduduk majemuk dengan kami sebagai minoritas,saya jadi terpicu mengajarkan sesuatu.

Konsumsi makanan minuman – Food and Beverage, bermula dari hati. Bagi muslim akan selalu bertanya nomor satu: halalkah makanan ini. Mencari makanan halal sendiri susah-susah gampang. Istilahnya yang haram banyak. Terbersit beberapa habit yang saya temukan saat akan mengkonsumsi food and beverages.

1. Membaca

Iqro yang dijadikan wahyu pertama bagi Nabi, menjadi kebiasaan juga saat kita akan mengkonsumsi food and beverages . Baca label: halal atau tidak. Kemampuan baca kehalalan bisa dibantu oleh beberapa aplikasi seluler, kita tinggal scan atau ketik nama produk lalu App akan mencari. Namun ketika App tak ada, pengetahuan jadi andalan. Seperti turunan dari alkohol kan banyak.. PR bersama ortu buat bisa membaca label dalam makanan.

Termasuk baca doa. Ritual wajib agar kita meminta keberkahan dan perlindungan dari makanan yang diberikan. Namun sebagai orang tua berkewarganegaraan berbeda.. Saya harus menritualkan cerita food and beverages, apa makanan itu, siapa yang suka makanan itu. Jadilah bercerita masuk ritual kami.termasuk menerjemahkan doa yang dibaca , dari bahasa Arab ke bahasa Inggris.

Baca juga bahan makanannya, baik kah. Saya dilahirkan oleh keluarga Sumatera. Makanan berdaging dan santan sungguh bagian dari keseharian. Namun ini bertentangan dengan pola makan yang saya ingin ajarkan pada anak. Yup, saya harus meminta diri ini mengalahkan nafsu tidak makan santan berlebih juga daging . Efeknya kan kadar kolesterol yang tinggi, lagi lagi saya harus mengajar kan membaca benda apa yang akan dimakan. Baikkah bagi kesehatan?

2. Gaya Saat Mengkonsumsi

Bukan sekedar duduk yang jadi gaya makan. Memang disunahkan menurut Islam agar makan minum sambil duduk, dimulai dengan tangan kanAn.

Namun untuk usia anak saya yang masih balita, bukan itu yang saya titik beratkan. Kebersamaan makan-minum dengan ayah ibu di meja makan yang saya tekankan. Toh pengetahuan makan duduk harus dibarengi dengan penjelasan ilmiah sehingga anak ga merasa dibohongi , bayi saya belum bisa menerima perintah itu karena ia sedang semang cruising . Alhasil saya balik, duduk makan bersama jadi target belajar. Ia duduk di kursinsinggasananya, kami juga punya singgasana.

Cita cita saya beberapa tahun lagi, berharap ia kenal dimana meja makan dan waktu makan. Tanpa harus susah-susah berjalan atau lari mengejar M untuk makan-minum. aamiin!

3. Meliburkan gadget

Saat makan minum keluarga besar , ada satu tokoh di film Hercule Porot yang terus memegang bukunya. Lalu naluri keibuan saya mengkritik si tokoh, ibunya ngapain waktu dulu anak ini membaca saat masih kecil. Kini semua orang punya Gadget dan insta party saat makan minum. Ya Allah jadikan waktu makan minum jadi wkaru ¬†menyenangkan untuk berbincang . Meskipun kafan di film lain terjadi “perselisihan meja makan”, setidaknya tidak ada Gadget di antara mereka. Jika ada mungkin perselisihan itu masuk ke status Facebook atau muncul di snap Chat!

4. Kosongkan pikiran tak penting, pedulikan hanya makanan-minuman

Saya tahu ada beberapa orang emosional saat makan. Orang itu lagi marah lalu melampiaskan kemarahan sengaja makan hingga lapar berlebih. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi bentuknya ringan dan bergaram. Itulah saya. Kini saya mencoba tidak jadi “emotional eater”seperti itu. Bagusnya saya sedang upgrade cooking skill, jadi saya terus mempelajari apa apa yang kurang dari masakan . Seringa jika saat makan, ya makan,menikmati tias banan yang dilumat¬†nulut. Memperlama saat mengunyah. Bak orang mencicipi wine¬†atau kopi gitu deh, diseruput , dihirup. Bukan sekedar blek-blek kunyah telan-kenyang. Konan memperlama penguyahan ¬† juga membuat langsing!

Enjoy Meal Time!

Lanny