5Finemotorskillssumer2017

Terinspirasi metode bermain milik Reggio Emilia, saya pun mencoba menambahkan mainan adonan di rak mainan M. Keuntungan dari permainan ini? Buanyak!

Mengasah kemampuan motorik halus yang super penting bagi perkembangan otak anak, membuka  lebar peluang imajinasi-kreasi anak tanpa pakem tertentu (misal buah jeruk harus berwarna bulat dan kuning), melatih fokus pada anak, mainan yang mudah dibuat sendiri dan murah juga aman ( selama anak tidak dalam fase mouthing -memasukkan benda ke  mulut ), menambah kemampuan komunikasi -berbahasa 

 

Nah setelah mencari-cari resep sana-sini, berikut beberapa resep adonan favorit:

1. http://www.bestrecipes.com.au/

  • 2 cangkir tepung terigu
  • 1 cangkir garam
  • 1 sendok makan minyak
  • 1 cangkir air dingin
  • 2 tetes pewarna makanan

Campurkan terigu dengan garam, lalu campurkan minyak dan air kemudian tuang ke dalam campuran terigu. Tambahkan warna dengan pewarna makanan.

2. How We Learn

  • 1,5 cangkir tepung terigu
  • 2 sendok makan minyak sayur
  • 2 sendok teh krim tartar
  • air panas
  • 1/2 cangkir garam

3. Simple Fun for Kids

  • 2 cangkir tepung terigu
  • 2 sendok makan minyak sayur
  • 2 sendok makan asam sitrat
  • 1 1/2 cangkir air panas
  • 1/2 cangkir garam

CATATAN: Untuk membuat resep no 2 dan 3 hanya mencampur semua bahan lalu diaduk. Jangan lupa simpan adonan ini di dalam wadah tertutup kedap udara dan simpan wadah di dalam ruangan yang tidak lembab. Jika tidak adonan akan mudah terkena  jamur/kering.

Happy Crafting!

Iklan

Mari ajak si kecil latihan kekuatan otot tangan dan jemari lewat Fine Motor alias Motorik Halus. Sebelumnya ini dia rujukan mba Wikipedia soal Fine Motor Skills:

Fine motor skills are small movements — such as picking up small objects and holding a spoon — that use the small muscles of the fingers, toes, wrists, lips, and tongue. 

Gerakan kecil seperti memungut benda dan memegang sendok – yang menggunakan otot kecil pada jari jemari, pergelangan tangan, bibir, juga lidah.

 

Begitu sajakah? Tidak penting banget ya? Ternyata motorik halus sangat berperan dan berkaitan dengan kemampuan otak juga. Anak-anak yang masa kecilnya kurang diperkenalkan dengan kemampuan motorik halus, cenderung sulit menyelesaikan soal matematika dan membaca ( Fine Motor Skills and Academic Achievement). Motorik halus yang baik bisa memberikan kesiapan belajar di sekolah dengan baik. Bagaimana bisa? Bayangkan tugas si kecil di sekolah tanpa Anda/pendamping : dimulai dengan toileting (rutinitas ke toilet), ia harus membuka celana yang bisa dengan kancing atau resleting, lalu memakai kembali, memegang sendok, membuka tutup makan siang, membuka tas dan sederet aktivitas lain yang bermodalkan kekuatan motorik halus.

Di masa sebelum lima tahun, anak -anak yang sering  menggunakan semua kemampuan motorik halus dapat sukses menjalanani kehidupan sehari-hari secara mandiri,termasuk di dalam lingkungan sekolah. Bahkan kemampuan matematis anak bisa berpengaruh sesuai kemampuan motorik halus anak. Jika anak  tak mahir?Otak memiliki bagian yang memproses penerimaaan informasi dan tugas kognitif. Dalam hal ini, anak yang motor skillsnya baik, dapat menerima informasi yang diberikan lebih baik. Karena adanya   koneksi antar  neuritis (kemampuan saraf) yang membantu anak dalam berbagai tugas akademis. Termasuk salah satu  pelajaran yang ditakuti semua orang : Matematika.

Di rumah pun kita dapat memfasilitasi anak untuk berlatih kekuatan tangan hanya dengan benda yang dimiliki di rumah:

Memindahkan bola ke lubang-lubang

 

Memasukkan potongan sedotan / kawat dalam kontainer bumbu

 

Mengupas

 

Membersihkan benda dengan aneka alat beberes

 

Memasukkan  satu benda ke satu tempat

 

Menutup – membuka aneka wadah

 

Memasukkan benda ke dalam lubang

 

Meronce

 

Melukis
Memetik buah
Berdandan
Mencuci
Menyiapkan makanan ringan

Bermain peran

Utamanya kenalkan pekerjaan sehari-hari yang kita lakukan, melipat pakaian, mencuci , memasak dan berpakaian. Libatkan anak dalam “porsi mini”, kegiatan yang anak bisa lakukan sekitar 2-10 menit dalam kegiatan beberes. Tujuannya  untuk mengenalkan dan membiarkan anak berusaha – berlatih menggunakan motorik halusnya. Jika ada waktu ,biaya dan alat ekstra, bolehlah disertakan :

  • main puzzle
  • membuat kerajinan tangan
  • menempel stiker di buku
  • melukis di berbagai media ( payung, celengan, dll) dengan tangan/kuas dll
  • memasukkan koin ke celengan
  • melipat kertas / pakaian / lap
  • memainkan alat musik sederhana seperti drum, marakas, rebana dan kolintang / xylophone

Semua manfaat dari latihan di atas berguna untuk kekuatan motorik halus yang sangat bermanfaat bagi anak untuk bisa  :

berlatih kemampuan visual-persepsi (memahami apa yang dilihat mata agar sesuai dengan logika berpikir), baca kemampuan mengidentifikasi benda, memanipulasi fungsi benda, memecahkan masalah, kemampuan mengkoordinasikan gerakan tangan dan mata. 

Sementara curcolan soal baca tulis anak ada di sini:

Baca-Tulis untuk Anak Balita?Hmmm…

 

Saya mencoba membandingkan aneka kegiatan motorik halus dengan manfaat nyata di kehidupan sehari-hari:

  • Memakai pakaian secara mandiri = latihan mendorong memasukkan kancing, menarik resleting, kaos kaki-celana-baju-topi-sepatu-kacamata-hijab-aksesoris
  • Menali = latihan meronce dengan aneka benda berlubang
  • Menemukan persamaan jumlah satu buah kue sama nilainya simbol angka satu = latihan mengisi bola pompom ke dalam cetakan
  • Menulis = latihan melukis dengan memegang kuas
  • Ketelitian dan kebersihan  dalam hidup sehari-hari = latihan membersihkan dengan alat
  • Kemampuan logis dan visual persepsi, memahami sebab akibat = latihan  menumpuk benda
  • Kemampuan identifikasi benda, mencari persamaan-perbedaan benda = latihan mensortir
  • Menikmati seni, keindahan, keakuratan dan sains = menata bunga dan vas
  • Kemampuan kemandirian, buka tutup pintu-laci = berlatih puzzle dengan gagang (knob)

 

Banyak sekali manfaat motorik halus ! Ada ide lain? Komentar ya…

Selamat berlatih!

Referensi

 

Encyclopedy of Children’s Health, Fine Motor Skills